Pemkab Pasuruan, Bhirawa. – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Jawa Timur, Arumi Bachsin Emil Dardak, berharap karya dan produk hasil olahan para perajin di Kabupaten Pasuruan terus berkembang, berdaya saing tinggi, hingga mampu menembus pasar internasional.
Hal tersebut disampaikan Arumi saat menghadiri dan menyaksikan prosesi pelantikan Ketua Harian beserta Pengurus Dekranasda Kabupaten Pasuruan Masa Bhakti 2025-2030 di Auditorium Mpu Sindok, Komplek Kantor Bupati Pasuruan, Selasa (6/10).
“Semoga amanah yang diemban menjadi jalan untuk membawa perajin berdaya, produk naik kelas, dan karya Kabupaten Pasuruan semakin mendunia,” ujar Arumi di hadapan para pengurus dan tamu undangan.
Dalam acara yang juga dihadiri Bupati Pasuruan, HM Rusdi Sutejo tersebut, Ketua Dekranasda Kabupaten Pasuruan Merita Rusdi Sutejo secara resmi melantik jajaran pengurus baru.
Jabatan Ketua Harian kini diemban oleh Kepala Dinas Koperasi dan Perdagangan (Kadiskoperindag) Kabupaten Pasuruan, Taufikhul Ghony.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Pasuruan Yudha Triwidya Sasongko, para asisten, staf ahli serta jajaran pejabat daerah setempat.
Untuk menopang pengembangan produk lokal, kepengurusan anyar ini diperkuat oleh enam bidang strategis yang dipimpin secara ex officio oleh para kepala dinas dan badan Pemkab Pasuruan, mencakup Bidang Daya Saing, Manajemen Usaha, Kemitraan, Wirausaha Baru, Promosi dan Hubungan Masyarakat, hingga Bidang Pendanaan.
Ketua Dekranasda Kabupaten Pasuruan, Merita Rusdi Sutejo, menegaskan Kabupaten Pasuruan menyimpan potensi ekonomi kreatif yang luar biasa, seperti kerajinan batik khas, bordir, kulit, hingga olahan kayu.
Oleh karena itu, ia mencanangkan target agar dalam empat tahun ke depan seluruh ekosistem kerajinan di Pasuruan mengalami peningkatan kualitas secara menyeluruh.
“Bukan hanya organisasinya, tetapi terutama perajinnya naik kelas, kualitas produknya naik kelas, desain dan kemasannya naik kelas, pemasarannya semakin luas, dan regenerasi perajinnya juga harus kita siapkan,” papar perempuan yang akrab disapa Mela Rusdi ini.
Mela menekankan agar Dekranasda tidak sekadar menjadi organisasi formalitas, melainkan berfungsi sebagai ‘rumah besar’ pendampingan, inovasi, dan penghubung pasar bagi para pelaku usaha kecil dan perajin lokal agar semakin dicintai di negerinya sendiri sekaligus siap bersaing di tingkat global. [hil.gat]






