28 C
Sidoarjo
Monday, April 27, 2026
spot_img

Ajak Sukseskan Program Asta Cita

Yusuf Rio Wahyu Prayogo
Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, S.Sos., M.SM. meminta seluruh jajara Pemkab Situbondountukbahu membahu mewujudkan Asta Cita.

ajakan ini disampaikan Bupati Rio saat gelaran peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30, di halaman belakang Pemkab Situbondo, Senin (27/4).

Kegiatan tersebut dipimpin Bupati Situbondo dengan didampingi jajaran Forkopimda, PJ Sekda Situbondo, serta pimpinan OPD dan para Kabag berikut Camat se-Kabupaten Situbondo.

Bupati yang akrab disapa, Mas Rio dalan arahannya mengatakan, sejarah otonomi daerah Indonesia menganut sistem desentralisasi. Nah, imbuh Mas Rio, tidak hanya Undang-Undang Nomor 32 tahun 2004 ada liberalisasi politik pada pilkada, tetapi juga ada kewenangan dari pusat yang di berikan kepada daerah.

“Itulah yang disebut dengan otonomi daerah. Apapun itu bentuknya mari kita wujudkan visi misi presiden dan wakil presiden Republik Indonesia,” imbuh Mas Rio.

Saat ini, imbuh Mas Rio, program Asta Cita sedang di jalankan dan secara teoritik belakangan sejak tahun 2010 sampai sekarang peran-peran daerah semakin dikurangi.

“Tetapi dengan berkurangnya kewenangan itu tidak membuat kemudian daerah menjadi tidak mandiri. Untuk itu, mari kita melihat contoh misalnya negara-negara yang karakternya sangat sentralistik justru hari ini menemui satu era kejayaan yang luar biasa,” tambah Mas Rio.

Selain itu, sambung Mas Rio, pihaknya menyebut contoh seperti negara Cina, Iran, dan Rusia. Karakter-karakter negara-negara itu sangat sentralistik

Berita Terkait :  Strategi dan Kepemimpinan, Pelajaran dari Lapangan

“Kita berpegang teguh pada otonomi daerah dan karakternya sudah mulai dipoles, yang kita percaya bahwa kepemimpinan yang sekarang presiden Prabowo Subianto akan membawa ke era kejayaan kita,” urai Mas Rio.

Sementara itu sektor ketahanan pangan sudah dilaksanakan, tutur Mas Rio, dengan perbaikan infrastruktur dari pusat. Untuk itu, Mas Rio berharap agar terus mendukung apa yang menjadi program visi misi dari Presiden Republik Indonesia.

“Sebagai daerah Kabupaten, sudah banyak program-program dari negara yang lebih besar yakni di pemerintah pusat yang kita dukung. Apapun, ketika atas nama negara selalu kita dukung. Karakter seperti itu yang dibutuhkan sebenarnya. Apalagi sekarang ada pembangunan bandara Kasa dan bandara militer,” tandas Mas Rio.

Ketika berbicara kepentingan negara, lanjut Mas Rio, memberikan aset untuk kepentingan negara. Termasuk ketika berbicara tentang semua kebijakan yang di dahulukan adalah kepentingan negara dibanding kepentingan Kabupaten.

“Bismillah kita melangkah peringatan Hari otonomi daerah ini menjadi refleksi untuk kita wujudkan dengan rasa cinta dalam waktu 5 tahun. Saya kira itu,” pungkas Mas Rio.

Sementara itu Kabag Pemerintahan dan Otonomi Daerah, Wira Mukti, SSTP, M.Si, menimpali, tema hari Otonomi Daerah ke-30 mengusung tema “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita. “Tadi pak Bupati juga menekankan pentingnya sinergitas antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah. Diantaranya program dari pemerintah pusat harus didukung secara penuh,” ujar mantan Camat Jangkar itu.

Berita Terkait :  Anak Indonesia Hebat dengan Konsumsi Buah

Masih kata Wira Mukti, dengan tema ini Pemkab bukan berarti berdiri sendiri, melainkan dengan membangun kemandirian, di tingkat Pemkab dan mendukung penuh program program pemerintah pusat. “Untuk rangkaian kegiatan acara sesuai perintah dari Mendagri hanya mengadakan upacara dengan prinsip kesederhanaan,” pungkas mantan Sekretaris DPMD Kabupaten Situbondo itu. [awi.gat]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru