Gresik, Bhirawa — Gelaran Gresik Inovasi Festival (Ginofest) 2026 mencatat capaian membanggakan. Jumlah inovasi yang masuk dalam Gresik Inovasi Kompetisi (GIK) tahun ini melonjak tajam menjadi 205 karya, meningkat hampir dua kali lipat dibandingkan tahun 2025 yang tercatat sebanyak 116 inovasi.
Festival yang berlangsung selama dua hari, pada 6–7 November 2026 di Atrium Icon Mall ini ditutup langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt)Bupati Gresik, dr. Asluchul Alif. Dalam sambutannya, Alif berpesan agar ratusan karya inovasi tersebut tidak sekadar berhenti sebagai ajang kompetisi atau pajangan di pameran. Pemerintah Kabupaten Gresik mendorong agar setiap inovasi mendapatkan tindak lanjut konkret dan benar-benar diterapkan untuk memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
“Jangan hanya berhenti di kompetisi dan pameran. Harus ada tindak lanjut melalui inkubasi inovasi, kerja sama riset, pengembangan UMKM, hingga penerapan dalam pelayanan publik,” tegas Alif.
Ia juga menekankan bahwa budaya dan kearifan lokal yang dimiliki masyarakat Gresik menyimpan potensi besar untuk dijadikan sumber inspirasi inovasi sekaligus memberikan nilai tambah bagi pembangunan daerah. Ginofest 2026 sendiri mengusung tema: “Budaya Menginspirasi, Ciptakan Inovasi, Gresik Siap Bertransformasi.”
Dari 205 karya inovasi yang dikompetisikan, rinciannya meliputi: 73 karya berbasis situs web dan aplikasi seluler, 57 karya di bidang agribisnis serta energi baru terbarukan, 27 karya bidang sosial budaya dan kependudukan, serta 48 karya inovasi dari kalangan perangkat daerah.
Selain ajang kompetisi, festival ini juga menghadirkan 26 stan pameran yang diisi oleh sekolah, perguruan tinggi, perangkat daerah, para pemenang kompetisi, serta berbagai komunitas inovasi.
Pj. Sekretaris Daerah Gresik, Edy Hadisiswoyo, menyebut lonjakan jumlah inovasi ini sebagai indikator semakin tumbuhnya budaya inovasi di kalangan masyarakat Gresik. Ia berharap karya-karya tersebut terus dikembangkan guna meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus mendorong percepatan pembangunan daerah.
Pada sesi penutupan, Alif bersama Edy Hadisiswoyo secara resmi menyerahkan penghargaan kepada para pemenang kompetisi dan stan pameran terbaik. Pemerintah Kabupaten Gresik berkomitmen terus memperkuat kolaborasi lintas sektor — antara pemerintah, akademisi, dunia usaha, media, dan masyarakat luas — agar inovasi yang lahir tidak hanya sekadar gagasan cemerlang, tetapi benar-benar hadir menjawab kebutuhan nyata masyarakat. [kim.kt]


