Pemkab Kediri, Bhirawa. – Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa mengingatkan orang tua agar tidak mengeksploitasi anak dengan dalih pemberdayaan. Pemenuhan hak anak harus menjadi perhatian bersama, mulai dari lingkungan keluarga hingga sekolah, agar anak dapat tumbuh aman dan memperoleh kesempatan mengembangkan potensinya.
Pesan tersebut disampaikan Dewi dalam puncak peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 di Convention Hall Simpang Lima Gumul (SLG), Kabupaten Kediri, Selasa (3/11). Kegiatan tersebut diikuti sekitar 700 anak bersama orang tua dan guru.
Dewi mengatakan, peringatan Hari Anak Nasional tidak boleh berhenti sebagai kegiatan seremonial. Momentum tersebut harus menjadi pengingat bagi seluruh pihak untuk memperkuat kepedulian terhadap pemenuhan hak dan perlindungan anak.
“Semoga peringatan ini semakin memperkuat kepedulian dan komitmen kita dalam memenuhi hak serta melindungi anak,” ujarnya.
Menurut Dewi, perlindungan anak membutuhkan keterlibatan orang tua, tenaga pendidik, dan lingkungan masyarakat. Anak harus mendapatkan kasih sayang, pendampingan, serta perlindungan dari kekerasan, diskriminasi, dan berbagai bentuk eksploitasi.
Selain perlindungan, pembentukan karakter sejak dini juga menjadi perhatian. Anak perlu dibiasakan menghormati orang tua dan guru, menjaga kesehatan, peduli terhadap lingkungan, serta memiliki kedisiplinan dan semangat belajar.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri Mokhamad Muhsin menekankan pentingnya pemberian stimulasi yang tepat sesuai tahapan perkembangan anak. Pendampingan tidak hanya menyangkut kemampuan akademik, tetapi juga perkembangan moral, agama, bahasa, hingga pemenuhan gizi.
“Apabila terjadi kesalahan dalam memberikan stimulasi pada anak usia dini, hal itu bisa terbawa hingga mereka remaja bahkan dewasa. Karena itu, perkembangan anak harus benar-benar dikawal. Orang tua juga perlu memperhatikan asupan gizi dan menjadi teladan bagi anak-anak,” jelas Muhsin.
Dalam peringatan HAN 2026 tersebut, Pemkab Kediri juga memberikan ruang bagi anak-anak untuk menunjukkan kemampuan dan kreativitas melalui berbagai perlombaan. Kegiatan dilaksanakan secara berjenjang mulai tingkat kecamatan hingga kabupaten.
Pada puncak acara, Wabup Kediri menyerahkan hadiah berupa uang pembinaan dan sepeda kepada siswa yang menjadi pemenang berbagai perlombaan. Penghargaan tersebut diharapkan dapat memotivasi anak untuk terus mengembangkan bakat dan minatnya.(van,nov.hel)


