28.3 C
Sidoarjo
Tuesday, November 3, 2026
spot_img

OVO Perluas Pembayaran Digital di Transportasi Publik melalui Integrasi dengan Trans Jatim

(Kiri ke kanan): Karaniya Dharmasaputra, President Director OVO; Dr. Ir. NYONO, S.T., S.H., M.T., IPU., ASEAN Eng, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur; dan Agung Trianto Nugroho, CEO PT Nusantara Global Inovasi (NGI) usai penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) OVO sebagai metode pembayaran digital pada aplikasi Transjatim AJAIB di Kantor Bupati Malang, Jawa Timur, Jumat (30/10).

Surabaya, Bhirawa. – OVO, platform pembayaran digital terkemuka di Indonesia, kini hadir sebagai salah satu metode pembayaran digital pada aplikasi Transjatim AJAIB (Aplikasi Jatim Informasi Bus). Kehadiran opsi pembayaran ini merupakan hasil kerja sama OVO dengan Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur (Dishub Jatim) dan PT Nusantara Global Inovasi (NGI), sekaligus menjadi bagian dari komitmen OVO untuk memperluas akses pembayaran digital yang praktis dan mudah digunakan masyarakat, termasuk untuk kebutuhan transportasi publik.

Kerja sama tersebut diresmikan lewat penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang berlangsung bertepatan dengan peresmian perdana Trans Jatim Koridor II Wilayah Malang Raya pada Jumat (30/10) di Kantor Bupati Malang, Jawa Timur. Peresmian koridor baru ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk memperluas konektivitas dan meningkatkan layanan transportasi publik bagi masyarakat. PKS ditandatangani oleh Karaniya Dharmasaputra, President Director OVO; Dr. Ir. NYONO, S.T., S.H., M.T., IPU., ASEAN Eng, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur; dan Agung Trianto Nugroho, CEO PT Nusantara 1.

Berita Terkait :  Sambut HUT Ke-79, TNI Kodim 0815/Mojokerto Gelar Karya Bakti Serentak

Penandatanganan turut disaksikan oleh Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Jawa Timur; Wahyu Hidayat, Wali Kota Malang; dan Drs. H. M. Sanusi, Bupati Malang. Melalui kerja sama ini, pengguna Trans Jatim dapat memesan tiket melalui aplikasi Transjatim AJAIB dan memilih OVO sebagai salah satu metode pembayaran. Dengan pilihan pembayaran yang semakin beragam, masyarakat dapat menyesuaikan metode transaksi dengan kebutuhan dan preferensi masing-masing. Integrasi tersebut diharapkan dapat memberikan pengalaman transaksi yang semakin praktis, cepat, aman, dan efisien, sekaligus mendukung percepatan digitalisasi layanan transportasi publik di Jawa Timur.

Karaniya Dharmasaputra, President Director OVO, mengatakan, kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta merupakan kunci percepatan transformasi digital yang berdampak nyata, hingga ke daerah. “Melalui integrasi OVO pada aplikasi Transjatim AJAIB bersama Dishub Jatim dan NGI, kami ingin memberikan lebih banyak pilihan pembayaran bagi masyarakat agar perjalanan sehari-hari dengan transportasi publik semakin mudah dan praktis. Bagi OVO, transformasi digital bukan hanya tentang teknologi, tetapi juga tentang bagaimana inovasi dapat memberikan manfaat nyata dan menjangkau lebih banyak masyarakat,” kata Karaniya.

Dr. Ir. NYONO, S.T., S.H., M.T., IPU., ASEAN Eng, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur, mengatakan, pihaknya terus mendorong pengembangan Trans Jatim tidak hanya dari sisi perluasan jaringan, tetapi juga peningkatan kualitas layanan bagi masyarakat. “Integrasi pembayaran digital menjadi salah satu bagian penting dalam menghadirkan layanan transportasi publik yang lebih praktis, efisien, dan sesuai dengan perkembangan kebutuhan masyarakat,” ujar Nyono.

Berita Terkait :  Cuaca Ekstrem, Pemdes Racikulon Sidayu Berikan Layanan Kesehatan Gratis Lansia dan Balita

Agung Trianto Nugroho, CEO PT Nusantara Global Inovasi (NGI), menyampaikan, bagi dia, transformasi digital transportasi publik bukan sekadar menghadirkan kemudahan transaksi, tetapi juga membangun ekosistem mobilitas yang inklusif, aman, dan berkelanjutan. “Kolaborasi bersama Dishub Jatim dan OVO menjadi langkah strategis untuk memperkuat integrasi layanan smart ticketing yang andal dan ramah pengguna, sekaligus memperluas akses serta pilihan pembayaran nontunai yang semakin mudah dan nyaman bagi masyarakat,” tutur dia.

Perluasan opsi pembayaran digital ini hadir bersamaan dengan pengoperasian rute baru Trans Jatim Koridor II Wilayah Malang Raya. Berdasarkan data Dishub Jatim, koridor ini menghubungkan Terminal Madyopuro di Kota Malang hingga ke Terminal Talangagung di Kepanjen, Kabupaten Malang. Sebanyak 15 armada bus disiapkan, terdiri atas 14 bus operasional dan satu unit cadangan. Armada tersebut melayani 56 titik pemberhentian (bus stop) di sepanjang rute.

Dengan semakin luasnya pemanfaatan pembayaran digital dalam berbagai aktivitas sehari-hari, OVO terus mendorong kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk memperluas akses terhadap transaksi non-tunai hingga ke daerah. Melalui kolaborasi seperti integrasi pembayaran pada layanan Trans Jatim, OVO berupaya menghadirkan manfaat pembayaran digital yang semakin relevan dengan kebutuhan masyarakat, sekaligus mendukung pengembangan ekosistem transportasi publik yang lebih terintegrasi dan inklusif.[ca.hel]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!