27.9 C
Sidoarjo
Monday, November 2, 2026
spot_img

Hujan Lebat Picu Longsor di Lumajang, Dua Warga Tewas Tertimpa Material


Lumajang, Bhirawa. – Hujan lebat memicu tanah longsor di Dusun Jonggrang, Desa Tamanayu, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Sabtu (31/10) pukul 01.00 WIB. Peristiwa ini mengakibatkan dua warga meninggal dunia setelah rumah yang mereka tempati tertimpa material longsor.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur, hujan lebat mengguyur kawasan ini pada Jumat (30/10) malam, mulai pukul 20.00 hingga 23.00 WIB.

”Kondisi lereng yang labil di kawasan rawan longsor menyebabkan material tanah longsor dan menimpa satu rumah warga di RT 22/RW 08. Tak lama kemudian, longsor susulan terjadi dan menimbun rumah beserta penghuninya,” Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, dalam rilisnya.

Dua warga yang meninggal dunia merupakan satu keluarga, yakni seorang ayah berusia 40 tahun dan putrinya yang berusia 9 tahun. Keduanya telah dievakuasi oleh warga setempat dan dimakamkan oleh pihak keluarga. Kerugian material akibat kejadian ini tercatat berupa satu unit rumah rusak sedang.

BPBD Provinsi Jawa Timur bersama Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC PB) BPBD Kabupaten Lumajang telah melakukan penanganan di lokasi kejadian, termasuk pengamanan lokasi, kajian cepat, serta pemberian bantuan awal berupa terpal bagi warga terdampak.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur juga menyalurkan santunan duka cita sebesar Rp20 juta kepada keluarga korban meninggal dunia. Selain itu, bantuan berupa paket sembako dan material bangunan, seperti semen dan bata, disalurkan untuk mendukung pemulihan pascabencana.

Berita Terkait :  Terima Dubes Guatemala, Pj Gubernur Adhy Jajaki Kerjasama Ekonomi Hingga Budaya

BNPB menginformasikan bahwa jalur menuju lokasi melalui Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang, tidak dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat akibat genangan banjir di beberapa titik. Masyarakat dan tim gabungan yang menuju lokasi dapat menggunakan jalur Probolinggo sebagai alternatif akses.

Mengingat potensi hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi masih ada, BNPB mengimbau warga yang tinggal di lereng dan kawasan rawan longsor untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan berlangsung lama. Jika muncul tanda-tanda pergerakan tanah, warga diminta segera menjauh dari area berbahaya dan menuju tempat yang lebih aman. [rac.fen]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!