Bojonegoro, Bhirawa – Upaya menjaga kualitas infrastruktur jalan di wilayah Bojonegoro terus dilakukan melalui program pemeliharaan berkala dan pemeliharaan rutin. Salah satu paket pekerjaan yang ditangani mencakup sejumlah ruas jalan, mulai dari Batas Kota Bojonegoro–Tuban – Jalan Jaksa Agung Suprapto – Jalan Sawunggaling – Jalan Basuki Rahmad.
Paket Pemeliharaan Berkala Jalan tersebut memiliki nilai kontrak sebesar Rp17.599.916.000 melalui P-APBD 2026. Hal itu disampaikan Widodo, PPK pada UPT PJJ Bojonegoro (Unit Pelaksana Teknis Pengelolaan Jalan dan Jembatan Bojonegoro), Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Provinsi Jawa Timur, Kamis (29/10/2026).
Menurut Widodo, melalui paket Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD), penanganan dilakukan pada ruas Jalan Basuki Rahmad hingga batas Kota Bojonegoro dan batas Kabupaten Tuban, dengan panjang mencapai 6 kilometer.
“Sementara itu, ruas jalan di kawasan Ngumpakdalem hanya mendapatkan penanganan berupa pemeliharaan rutin,” ujarnya.
Dalam paket pemeliharaan berkala tersebut, terdapat lima item pekerjaan, yakni lapis Asphalt Concrete Wearing Course (AC-WC), Asphalt Concrete Binder Course (AC-BC), pekerjaan beton, rekondisi, dan CMM.
AC-WC merupakan lapisan aspal paling atas yang bersentuhan langsung dengan kendaraan. Lapisan ini berfungsi sebagai lapisan aus sekaligus memberikan permukaan jalan yang nyaman dilalui. Sementara itu, AC-BC merupakan lapisan pengikat di bawah lapisan permukaan yang berperan mendukung kekuatan struktur perkerasan jalan.
“Selain itu, pekerjaan beton dan rekondisi dilakukan sebagai bagian dari penanganan jalan sesuai kebutuhan teknis di lapangan,” jelasnya.
Pemeliharaan berkala dan rutin tersebut diharapkan dapat mempertahankan kondisi jalan, meningkatkan kenyamanan pengguna, serta mendukung kelancaran arus transportasi dan distribusi barang di wilayah Bojonegoro dan sekitarnya.
Pelaksanaan pekerjaan diharapkan berjalan sesuai spesifikasi teknis dan ketentuan kontrak yang berlaku. Kualitas hasil pekerjaan menjadi aspek penting agar anggaran yang dialokasikan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat melalui infrastruktur jalan yang terpelihara dengan baik.
Dengan adanya penanganan tersebut, konektivitas antarruas jalan di wilayah Bojonegoro dan sekitarnya diharapkan tetap terjaga, sehingga dapat menunjang aktivitas sosial dan perekonomian masyarakat. [bas.kt]




