33.4 C
Sidoarjo
Monday, October 12, 2026
spot_img

Dukung Pengairan Pertanian, Dandim Gresik Tinjau Program Pipa Air Desa Daun Pulau Bawean

Gresik, Bhirawa — Komitmen TNI Angkatan Darat dalam membantu masyarakat diwujudkan melalui program pipanisasi, salah satu program unggulan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad). Komandan Kodim 0817/Gresik, Letkol Inf Fadly Subur Karamaha, S.Sos., turun langsung meninjau bak penampungan dan titik sadap air di Desa Daun, Dusun Daun Barat, Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean.

Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan sarana pipanisasi yang diharapkan dapat memenuhi kebutuhan air masyarakat, khususnya untuk pengairan lahan pertanian. Program ini merupakan langkah nyata dalam mengoptimalkan potensi sumber air setempat agar dapat dimanfaatkan secara lebih efektif untuk kehidupan sehari-hari maupun keberlangsungan aktivitas pertanian.

Bersama rombongan, Dandim melihat secara langsung kondisi sumber air, bak penampungan, serta jalur pipa yang disiapkan untuk mengalirkan air ke wilayah sasaran. Pengecekan ini penting guna mengetahui kondisi aktual di lapangan sekaligus memastikan sarana pendukung dapat berfungsi sesuai harapan.

Bagi para petani, ketersediaan air memegang peranan sangat penting untuk menjaga keberlangsungan usaha pertanian. Melalui program pipanisasi, distribusi air diharapkan berjalan lebih mudah dan terarah, sehingga kebutuhan pengairan tanaman dapat terpenuhi, terutama saat curah hujan sedang rendah. Program ini juga diharapkan membantu petani mengelola lahan pertanian secara lebih optimal. Dengan dukungan pengairan yang memadai, proses budidaya tanaman akan berjalan lebih baik, meningkatkan peluang hasil panen, serta memperkuat ketahanan pangan di wilayah Pulau Bawean.

Berita Terkait :  Kunjungi BBPVP Bandung, Menaker Tekankan Penguatan SDM Kompeten

Letkol Inf Fadly Subur Karamaha menyampaikan bahwa program pipanisasi merupakan wujud kepedulian TNI Angkatan Darat terhadap kebutuhan dasar masyarakat sekaligus dukungan nyata bagi sektor pertanian di wilayah tersebut.

“Melalui program pipanisasi ini, kami berharap sumber air yang ada dapat dimanfaatkan secara optimal. Tidak hanya untuk kebutuhan sehari-hari masyarakat, tetapi juga membantu pengairan lahan pertanian. Ketersediaan air sangat penting bagi petani agar lahan yang dimiliki dapat dikelola dengan lebih baik dan produktif,” ujar Dandim.

Peninjauan bak penampungan dan titik sadap air diperlukan guna memastikan pelaksanaan program sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat setempat. Dengan perencanaan dan pengerjaan yang tepat, jaringan pipanisasi diharapkan mampu memberikan manfaat berkelanjutan bagi warga dan para petani.

Pentingnya sinergi antara pihak TNI, pemerintah daerah, kelompok tani, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan program ini. Kerja sama diperlukan agar pemanfaatan air dapat dikelola dengan baik, didistribusikan sesuai kebutuhan, serta dijaga bersama demi kepentingan jangka panjang.

Kehadiran program pipanisasi membawa harapan baru bagi petani di Desa Daun dan sekitarnya dalam menghadapi tantangan pengairan. Selain mendukung aktivitas pertanian, pengelolaan sumber air yang baik juga diharapkan dapat memperkuat kemandirian masyarakat dalam memanfaatkan potensi wilayahnya.

Dandim juga mengajak masyarakat untuk ikut menjaga sumber air, bak penampungan, dan jaringan pipa agar tetap berfungsi dengan baik. “Keberhasilan program tidak hanya bergantung pada pembangunan sarana, tetapi juga pada kepedulian bersama dalam merawat dan memanfaatkannya secara bertanggung jawab,” ungkapnya.

Berita Terkait :  Bupati Gresik Serahkan SK Penyesuaian Tunjangan Jabatan Fungsional

Melalui program unggulan Kasad ini, Kodim 0817/Gresik terus berupaya hadir di tengah masyarakat, termasuk mendukung pembangunan sektor pertanian di wilayah kepulauan. Langkah ini sejalan dengan komitmen TNI Angkatan Darat untuk berkontribusi meningkatkan kesejahteraan rakyat melalui kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan nyata di lapangan.

Peninjauan ini juga menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendukung pembangunan wilayah. Diharapkan, ketersediaan jaringan pengairan yang memadai dapat membantu meningkatkan produktivitas pertanian, memperkuat ketahanan pangan, serta membawa manfaat jangka panjang bagi masyarakat Pulau Bawean. [kim.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!