Sidoarjo, Bhirawa – Putra putri terbaik dari Kabupaten Sidoarjo telah diberangkatkan oleh kafilah MTQ Jatim, menuju MTQ Nasional ke-XXXI tahun 2026, di Kota Semarang, Jawa Tengah.
Pembina MTQ Kabupaten Sidoarjo, M.Khudori, menyampaikan ada 8 orang putra putri terbaik dari Sidoarjo, telah dipercaya oleh kafilah MTQ Jatim, ikut dalam kafilah Jatim tersebut. 8 putra putri asal Sidoarjo akan bersama peserta dari kabupaten/kota di Jatim yang lain, akan membela kafilah Jatim mulai tanggal 11 – 20 September 2026. ” Putra putri terbaik Sidoarjo sudah langganan membela kafilah Jatim dalam lomba MTQ nasional,” ujar Khudori.
Pada tahun 2024 ada , sebanyak 6 orang yang dipanggil Jatim, bersama kafilah Jatim dalam MTQ Nasional di Kalimantan Timur, dan tahun 2022 ada sebanyak 10 orang yang dipanggil untuk ikut dalam MTQ tahun 2022 di Kalimantan Selatan.
Tahun 2026 ini ada 8 orang, diantaranya atas nama, Inayah Raniatul Janah, ikut dalam cabang tilawah golongan Tartil. Alfina Rahma Mawadah, ikut dalam cabang tilawah Al-Quran dewasa putri. Abdul Nafik, ikut dalam qiroat Al-Quran golongan qirotal murad Al-Qur’an putra.
Dinar Aulia Putri, cabang Hif Al-Qur’an golongan 1 juz dan tilawah putri. Qoiroman Ardiansyah Rosyid, ikut cabang tafsir Al-Quran bahasa arab putra. Wahdayul muntaliza, ikut cabang Al-Quran naskah putri. Ahmad Nur Hafiz, ikut cabang qot Qur’an golongan kontemporer putra. Muhamad Ali Nahwan Azmi, ikut cabang tafsir Al-Quran bahasa Inggris .
“Putra putri terbaik Sidoarjo ini ada yang masih duduk kelas 4 SD hingga dewasa,” kata Khudori, yang juga Kepala Dinas Koperasi dan UM Kabupaten Sidoarjo ini.
Beberapa nama yang dipanggil oleh kafilah Jatim tahun 2026 ini, kata Khudori, sudah malang melintang di level MTQ Nasional. Diantaranya, M.Ali Nahwan Azmi, Abdul Nafik, Qoiruhman, Dinar Aulia Putri dan Alfina Rahma. “Informasinya untuk MTQ Nasional tahun 2026 ini paling banyak dari Kabupaten Sidoarjo yang dipanggil untuk ikut,” kata Khudori.
Padahal, lanjut Khudori, dalam MTQ tingkat provinsi Jatim, beberapa tahun ini, Kabupaten Sidoarjo masih berada pada peringkat runner-up. Sedangkan juara umumnya, yang dipanggil tidak sebanyak dari Sidoarjo. “Inilah namanya juara sejati, juara sesungguhnya, juara asli, hasil pembinaan sesungguhnya, bukan juara gadungan,” ujarnya dengan bangga.
Dirinya sengaja hadir ikut dalam kegiatan MTQ Nasional 2026, mewakili Bupati Sidoarjo, ingin memberi motivasi kepada kafilah Jatim yang berasal dari Kabupaten Sidoarjo.
Informasinya, pada tahun 2026 ini, kafilah MTQ Jatim akan menargetkan untuk merebut sebagai juara umum kembali , karena Jawa Timur, pada tahun 2022 lalu, saat MTQ Nasional XXIX di Kalimantan Selatan merebut juara umum. [kus.wwn]


