31 C
Sidoarjo
Friday, September 11, 2026
spot_img

Disperkim Kota Batu Wujudkan Akses Air Minum dan Sanitasi Laik Bagi Masyarakat

Kota Batu, Bhirawa – Koordinasi Teknis dilakukan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Batu dalam upaya mewujudkan akses air minum dan sanitasi yang laik bagi masyarakat. Sebagai langkah awal  dilakukan pendataan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM). Dalam hal ini Disperkim menggandeng konsultan dari Universitas Brawijaya, dan melibatkan beberapa dinas terkait.

“Koordinasi lintas sektoral ini fokus pada tiga Kecamatan yang ada di Kota Batu, dan bertujuan untuk memperkuat sinergi dan memastikan data SPAM yang akurat dan terintegrasi,” ujar Arief Asshiddiq, Kadisperkim Kota Batu, Kamis (10/9/2026).

Ia menjelaskan bahwa keberadaan data yang valid sangat krusial sebagai landasan perencanaan dan pembangunan. Selain itu data yang valid akan membuat pengelolaan SPAM menjadi efektif, efisien, dan berkelanjutan.

Dalam kordinasi teknis ini, Disperkim melibatkan beberapa pihak lintas sektoral di lingkup Kota Batu. Di antaranya, Bapelitbangda, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Kesehatan, Perumdam Among Tirto, perwakilan dari tiga kecamatan mulai Bumiaji, Junrejo, dan Kecamatan Batu.

“Kita juga mengundang perwakilan dari Desa/ Kelurahan yang ada di ketiga Kecamatan tersebut,” tambah Arief.

Menurutnya, kolaborasi yang kuat antara Pemerintah Daerah dengan pihak-pihak terkait merupakan kunci keberhasilan dalam menghadirkan akses air minum yang adil dan merata bagi seluruh masyarakat Kota Batu.

Keberadaan data yang akurat merupakan pondasi utama untuk merencanakan SPAM yang tepat sasaran, dan memastikan efisiensi dalam pengelolaan. Dan yang tak kalah penting Pemkot Batu bisa memberikan layanan air minum yang andal bagi seluruh masyarakat Kota Wisata.

Berita Terkait :  Gubernur Terpilih Khofifah Ajak Satukan Barisan dan Pikiran untuk Majukan NKRI

Disperkim mengajak semua pihak mendukung upaya bersama untuk mewujudkan Kota Batu yang lebih inklusif dengan akses air bersih yang terjamin bagi semua. Karena itu Arief memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam membentuk kolaborasi yang kuat.

“Kami berkomitmen untuk terus bersemangat memberikan pelayanan terbaik bagi warga Kota Batu,” ungkap Arief.

Diketahui, dalam menyediakan kebutuhan air bersih tak pernah sepenuhnya terbebas dari kendala. Seperti beberapa bulan lalu Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Among Tirto Kota Batu harus melakukan identifikasi terkait menurunnya debit air di Tandon Abdul Gani.

Dikatakan Direktur Perumdam Among Tirto, Achmad Yusuf bahwa permasalahan berkurangnya debit air ini sudah terjadi cukup lama. Untuk itu pihaknya harus melakukan identifikasi gangguan aliran air yang berasal dari Sumber Banyuning.

Ia menjelaskan dalam proses identifikasi ini dilakukan dengan menggunakan kamera. “Penggunaan kamera ini untuk mencari tahu penyebab berkurangnya debit aliran air dari Sumber Banyuning menuju Tandon Abdul Gani,” ujar Yusuf.

Secara teknis identifikasi mencari penyebab menurunnya debit air ini dengan memasukkan kamera ke dalam pipa. Untuk itu distribusi air harus dikurangi supaya kamera di dalam pipa itu tidak terpental dan tidak terjadi turbulensi.

Dengan kondisi tekanan atau arus air yang rendah diharapkan gambar yang diambil itu bisa terlihat jelas.  Konsekuensinya, pasokan atau distribusi air ke masyarakat akan terganggu. Namun dipastikan pelayanan air minum tidak mati total. [nas.kt]

Berita Terkait :  Fasum Dijual Pengembang, Perumahan di Sumenep Terancam Tanpa Akses Jalan

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!