Lindungi Diri, Lindungi Keluarga
Oleh:
Arya Wiraraja, Kota Surabaya
Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Jawa Timur menggelar vaksinasi HPV dan sosialisasi pencegahan kanker bagi anggotanya di Ruang Binaloka Adhikara, Kantor Sekretariat Daerah Provinsi Jatim, Jalan Pahlawan 110 Surabaya, Rabu (9/9/2026) pagi.
Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen DWP Jatim dalam mendorong kesehatan perempuan, sekaligus memperkuat literasi pencegahan kanker di lingkungan ASN dan keluarga.
Kegiatan ini dilaksanakan berkat kerja sama DWP Provinsi Jatim dan PT Bio Farma (Persero), BUMN farmasi yang aktif mendukung eliminasi kanker serviks melalui penyediaan vaksin HPV produksi dalam negeri serta edukasi tenaga kesehatan.
Dalam konteks nasional, Bio Farma juga menyiapkan vaksin HPV NusaGard dan alat deteksi dini CerviScan sebagai bagian dari dukungan terhadap program pencegahan dan pengendalian infeksi HPV.
Sebelum vaksinasi, para anggota DWP terlebih dahulu menjalani pemeriksaan tekanan darah sebagai langkah skrining kesehatan dasar. Prosedur ini memastikan kondisi peserta layak divaksin dan menambah nilai preventif kegiatan, mengingat hipertensi sering kali tidak bergejala namun berisiko tinggi.
Selain vaksinasi, peserta mendapat sosialisasi pencegahan kanker yang mengacu pada empat pilar pencegahan.
Dalam berbagai program kesehatan perempuan, empat pilar ini biasanya mencakup, edukasi dan promosi kesehatan, deteksi dini melalui pemeriksaan rutin, vaksinasi sebagai perlindungan spesifik dan tatalaksana serta pendampingan bagi yang terdampak.
Pendekatan ini sejalan dengan Rencana Aksi Nasional (RAN) Eliminasi Kanker Serviks yang digaungkan Kementerian Kesehatan.
Dengan memahami keempat pilar tersebut, anggota DWP tidak hanya terlindungi secara individual, tetapi juga dapat menjadi agen perubahan yang menyebarkan informasi benar ke lingkungan kerja dan keluarga.
Literasi ini penting karena banyak kasus kanker serviks baru terdeteksi pada stadium lanjut, padahal pencegahan dan deteksi dini sangat efektif menekan angka kesakitan dan kematian.
Dwi (40), salah satu anggota DWP yang hadir, mengaku sangat senang dengan kegiatan tersebut.
“Ya, kami dapat mengetahui berbagai hal termasuk pencegahan penyakit kanker ya,” ujarnya kepada Bhirawa di sela acara.
Pernyataan Dwi merefleksikan kebutuhan nyata akan edukasi yang mudah dicerna dan dapat langsung dipraktikkan, terutama bagi perempuan usia produktif yang kerap menjadi tulang punggung kesehatan keluarga.
Dengan membekali anggota DWP yang banyak beririsan dengan ASN dan keluarga besar pemerintah daerah, pemahaman yang kuat tentang vaksinasi dan deteksi dini, Jatim membangun fondasi sosial yang siap ketika cakupan vaksinasi diperluas.
Di sisi lain, antusiasme terhadap vaksinasi HPV di berbagai daerah terus tinggi, bahkan sering melampaui target pendaftar, menunjukkan bahwa permintaan publik akan perlindungan dari kanker serviks semakin besar. Kegiatan seperti ini membantu menyalurkan permintaan tersebut menjadi tindakan preventif yang terstruktur.
Dengan kombinasi vaksinasi, edukasi, dan skrining sederhana, DWP Jatim tidak hanya melindungi anggotanya, tetapi juga menyalurkan pesan kunci, mencegah kanker adalah investasi kesehatan yang bisa dimulai hari ini. [aya.gat]


