Bojonegoro, Bhirawa. – Sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan dan kemampuan menghadapi potensi bencana kebakaran di wilayah binaan, Kodim 0813 Bojonegoro menggelar latihan pemadam kebakaran pada Rabu (9/9).
Latihan pemantapan diikuti 1 Satuan Setingkat Peleton (SST) personel Kodim 0813 Bojonegoro ini merupakan bagian dari langkah preventif untuk membangun kesiapsiagaan bersama dalam menghadapi situasi darurat.
Bintara Tinggi Operasi dan Latihan (Bati Opslat) Kodim 0813 Bojonegoro, Peltu Supriyanto, menjelaskan, pelatihan ini dilaksanakan sebagai bentuk kesiapan Satuan dalam mengemban tugas perbantuan kepada pemerintah daerah, khususnya dalam penanganan potensi bencana kebakaran.
”Mengingat bencana di wilayah Kabupaten Bojonegoro ini cukup bervariasi seperti banjir dan kebakaran, Kodim 0813 Bojonegoro terus menyiagakan personel, alat, beserta perlengkapannya,” ujarnya.
Peltu Supriyanto menambahkan, melalui kesiapan yang matang ini, jajaran TNI Kodim 0813 Bojonegoro selalu siap bergerak cepat membantu pemerintah daerah dalam mengatasi bencana kapan pun dibutuhkan.
”Langkah ini juga bertujuan untuk memperkuat sinergi antara TNI dan instansi daerah agar penanggulangan kebakaran di lapangan dapat berjalan secara cepat, tepat, dan terintegrasi,” tambah Peltu Supriyanto.
Sebelumnya, Serka Cukup Wibowo, selaku pemateri dalam kegiatan ini berharap pelatihan tersebut dapat terus meningkatkan kepedulian serta respons cepat dari seluruh prajurit.
”Dengan latihan berkala seperti ini, kita membangun kapasitas dan kemampuan nyata untuk mencegah sekaligus meminimalkan dampak kerugian apabila terjadi musibah kebakaran di masyarakat,” tandasnya.
Dalam simulasi ini, para personel TNI tampak antusias mempraktikkan teknik penggunaan perlengkapan armada tangki air (water tank) serta taktik menjinakkan kobaran api secara efektif. [bas.fen]


