27 C
Sidoarjo
Wednesday, September 9, 2026
spot_img

DPW AP2LN Jatim Didorong Perkuat Kualitas dan Perlindungan Peserta Pemagangan


Pemprov, Bhirawa – Dewan Pengurus Wilayah Asosiasi Penyelenggara Pemagangan Luar Negeri (DPW AP2LN) Jawa Timur resmi memulai babak baru melalui estafet kepemimpinan secara aklamasi kepada Prof. Drs. Nasution, M.M.

Pergantian kepemimpinan tersebut diharapkan semakin memperkuat kualitas penyelenggaraan program pemagangan luar negeri di Jawa Timur. Hal itu menjadi salah satu perhatian dalam Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) AP2LN Jawa Timur Tahun 2026 yang digelar di Ruang Wawasan Kantor Disnakertrans Jatim, Rabu (9/9).

Plh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jatim, Agus Gunawan, mengatakan pemagangan luar negeri merupakan instrumen penting untuk meningkatkan kompetensi, pengalaman kerja, wawasan, kedisiplinan, dan daya saing peserta pemagangan asal Jawa Timur. Keberhasilan program tidak hanya diukur dari jumlah peserta yang diberangkatkan, tetapi juga kualitas penyelenggaraan, keamanan, transparansi, pendampingan, dan perlindungan peserta.

Karena itu, AP2LN Jatim diminta memperkuat pembinaan dan pelatihan, kesiapan kompetensi, kemampuan bahasa, pemahaman budaya dan etika kerja, serta pendampingan peserta. Khusus pemagangan ke Jepang, penguasaan bahasa penting untuk memahami instruksi kerja, beradaptasi dengan budaya dan lingkungan kerja, serta menjalankan pekerjaan secara aman dan profesional.

Agus juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, lembaga pelatihan kerja, penyelenggara pemagangan, dunia usaha dan industri, serta mitra luar negeri. Rakorda diharapkan menjadi momentum evaluasi dan konsolidasi untuk memperkuat tata kelola pemagangan, perlindungan peserta, dan keberlanjutan karier para peserta pemagangan asal Jawa Timur.

Berita Terkait :  Refleksi Akhir Tahun, Pemkab Pasuruan Gelar Istighosah

Disnakertrans Jatim juga menyambut seminar “Penggunaan Nikki Communication dalam Pembelajaran Bahasa Jepang” yang menghadirkan Prof. Tsuchiya Takeshi dari Aichi Kyoiku University, Jepang.

Sementara itu, Sekjend DPP AP2LN Fauzi A Manurung menegaskan bahwa asosiasi mengemban misi sosial sebagai jembatan kokoh antara Indonesia dan Jepang demi masa depan generasi muda. “Keberadaan kita di AP2LN ini adalah jalur jihad untuk menjadi jembatan kokoh, di mana punggung kita harus kuat menjadi jalan masuk sebanyak-banyaknya anak muda Indonesia ke Jepang agar mereka terhindar dari risiko pengangguran,” ujarnya.

Secara keanggotaan, AP2LN berkembang dengan menaungi 211 anggota nasional. Wilayah Jawa Timur mendominasi dengan 31 Sending Organization (SO) dari total 42 SO yang terdaftar.

Meski tidak membagikan job order secara langsung, asosiasi memfasilitasi anggota melalui berbagai MoU resmi dengan prefektur di Jepang serta portal promosi digital. Kontribusi nyata terlihat dari keberangkatan lebih dari 13.000 peserta pemagangan ke Jepang dalam empat bulan pertama tahun ini.

Performa tersebut membawa Indonesia masuk tiga besar negara pengirim peserta pemagangan internasional ke Jepang.

Ketua DPW AP2LN Jatim terpilih, Prof. Drs. Nasution, M.M., menegaskan program pemagangan ke luar negeri memerlukan konsolidasi anggota agar tidak terjadi persaingan bebas antarlembaga. Penguatan organisasi dan standardisasi SOP dinilai mendesak agar berbagai persoalan di Jepang, mulai peserta yang sakit hingga masalah pelatihan bahasa, dapat dikoordinasikan bersama mitra pemerintah dan industri di luar negeri secara terkonsep.

Berita Terkait :  Jawa Timur Perkuat Status Lumbung Pangan Nasional

Dalam jangka pendek, pihaknya akan fokus menata struktur internal asosiasi yang selama ini dinilai belum bergerak maksimal dalam menghadapi berbagai permasalahan pemagangan. “Harapannya adalah kita dapat membina generasi muda Jawa Timur yang ingin bekerja di Jepang dengan baik, sehingga mereka dapat diserap secara maksimal dan bertanggung jawab tanpa menjadi korban penipuan LPK,” tegas Prof. Nasution.

Agenda utama Rakorda ditandai dengan pelantikan dan sambutan Ketua DPW AP2LN Jawa Timur. Selain laporan kegiatan dan keuangan, peserta mendapatkan materi Sosialisasi Tata Kelola Lembaga yang disampaikan Kasi Pembinaan Kelembagaan Pelatihan Disnakertrans Jatim.

Rakorda juga diisi seminar internasional “Penggunaan Nikki Communication dalam Pembelajaran Bahasa Jepang” dengan narasumber Prof. Tsuchiya Takeshi, Director International Partnership Center Aichi Kyoiku University.

Pertemuan dihadiri pimpinan dan perwakilan lembaga anggota DPW AP2LN Jatim, yakni LPK Rekadaya Karsa Utama, LPK Pusaka Mulia Insani, LPK Himawari, LPK Mitra Sarana Sejahtera, LPK Kampuh Welding Indonesia, LPK Fajar Internasional, LPK Asia Kyoei Center, PT Osaka Gakkou, LPK Perwita Nusaraya, LPK Putra Duta Pembangunan, LPK Prima Duta Sejati, LPK Bina Nusantara Sejahtera, LPK Daima Akademi Nusantara, LPK Takahashi Indonesia, LPK Kanzo Indonesia, LPK Kesuma Karya Bangsa, Kanade Indonesia Berkah, LPK Nusantara Gakkou Banyuwangi, LPK Omoyari Permata Indonesia, LPK Manabu Insan Mulia, NCL Madiun, dan NGC Education Center.

Berita Terkait :  Tanggul Jebol Dewan Langsung Sidak Minta Dinas Terkait Segera Perbaiki

Turut hadir LPK Sukaku Bersama Abadi, LPK Mirai Gresik, LPK Solusi Terampil Global, LPK Kampuh Teknik Madani, LPK Furusato Indonesia, LPK Shinichi Gakuen, LPK Sumber Jasa Kreatif, serta PT Nika Nusantara Global. Pengukuhan kepengurusan baru diharapkan membawa semangat baru dalam memperkuat konsolidasi organisasi, profesionalisme anggota, serta kemitraan dengan pemerintah dan mitra luar negeri. [rac]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!