28 C
Sidoarjo
Friday, September 4, 2026
spot_img

Harpelnas 2026 Jadi Momentum, BPJS Ketenagakerjaan Sidoarjo Perluas Perlindungan Pekerja UMKM

Sidoarjo, Bhirawa – Dalam rangka memperingati Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) 2026, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sidoarjo menggelar kegiatan sosialisasi program dan manfaat jaminan sosial ketenagakerjaan kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo, Jumat (4/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya BPJS Ketenagakerjaan untuk semakin mendekatkan layanan dan edukasi kepada masyarakat pekerja, khususnya pelaku UMKM yang termasuk dalam kategori pekerja Bukan Penerima Upah (BPU).

Melalui kegiatan sosialisasi ini, para pelaku UMKM mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan dalam menjalankan aktivitas usaha.

Risiko kecelakaan kerja maupun risiko meninggal dunia dapat terjadi kapan saja, sehingga perlindungan jaminan sosial menjadi salah satu hal penting yang perlu dipersiapkan oleh setiap pekerja.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sidoarjo, Arie Fianto Syofian, mengatakan bahwa pelaku UMKM memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian daerah.

Oleh karena itu, perlindungan terhadap para pelaku usaha dan pekerja mandiri perlu terus diperluas.

“Momentum Hari Pelanggan Nasional ini kami manfaatkan untuk semakin dekat dengan peserta dan masyarakat, salah satunya melalui sosialisasi kepada pelaku UMKM di Kecamatan Candi. Kami ingin memastikan bahwa para pelaku usaha memahami pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan sehingga mereka dapat menjalankan usaha dengan lebih tenang dan produktif,” ujar Arie.

Menurut Arie, pekerja UMKM yang bekerja secara mandiri dapat mengikuti Program BPU BPJS Ketenagakerjaan. Perlindungan tersebut memberikan manfaat penting bagi peserta dan keluarganya, terutama ketika menghadapi risiko kecelakaan kerja maupun kematian.

Berita Terkait :  Sensasi Baru di Atas Jurang 83 Meter, Jembatan Kaca Bromo Mulai Dibuka Terbatas

“Menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan bukan hanya untuk melindungi diri sendiri, tetapi juga memberikan kepastian bagi keluarga. Ketika terjadi risiko, ada manfaat yang dapat membantu meringankan beban ekonomi keluarga. Karena itu, kami mengajak seluruh pelaku UMKM untuk tidak menunda kepesertaan dan segera mendapatkan perlindungan,” tambahnya.

Dalam sosialisasi tersebut, BPJS Ketenagakerjaan juga memberikan penjelasan mengenai manfaat program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM), tata cara pendaftaran, pembayaran iuran, hingga mekanisme pengajuan manfaat apabila peserta mengalami risiko yang dijamin dalam program.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen BPJS Ketenagakerjaan dalam memperluas cakupan kepesertaan pekerja informal serta mendukung tercapainya Universal Coverage Jamsostek (UCJ) di Kabupaten Sidoarjo.

Melalui pendekatan edukasi secara langsung kepada masyarakat, BPJS Ketenagakerjaan berharap semakin banyak pelaku UMKM yang menyadari bahwa perlindungan jaminan sosial merupakan bagian penting dalam keberlangsungan usaha dan kehidupan keluarga.

Peringatan Hari Pelanggan Nasional 2026 pun menjadi momentum bagi BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sidoarjo untuk terus melayani, memberdayakan, dan melindungi pekerja melalui pelayanan serta program yang memberikan manfaat nyata bagi peserta dan keluarganya.  [geh.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!