27 C
Sidoarjo
Wednesday, September 2, 2026
spot_img

Proyek Dinas PU BM dan SDA Sidoarjo Diminta Tak Banyak Tertinggal

Pemkab Sidoarjo, Bhirawa. – Dinas PU Bina Marga dan SDA Kabupaten Sidoarjo diingatkan oleh Bupati Sidoarjo Subandi, agar pada tahun 2026 ini tidak banyak kegiatan -kegiatan proyek pembangunan yang tertinggal. Dari berbagai catatan pekerjaan proyek pada 2025 lalu, menurut Subandi, harus bisa menjadi bahan evaluasi, agar tidak kembali terjadi.

“Saat ini sudah memasuki triwulan III tahun 2026, saya minta agar koordinasi dan percepatan pekerjaan, harus semakin diperkuat,” ujarnya, saat berada di Dinas PU BM dan SDA Kabupaten Sidoarjo, belum lama ini, memberikan pembinaan langsung kepada ASN di Dinas tersebut .

Saran pembinaan, disampaikan Bupati kepada seluruh jajaran Dinas yang mengerjakan proyek jalan raya dan proyek normalisasi sungai itu, kepada sekretaris, kepala bidang hingga pegawai. Tujuannya memastikan seluruh pekerjaan PUBM SDA, agar bisa berjalan tepat waktu, tepat sasaran, dan tentunya memiliki kualitas yang baik.

Ikut bersama Bupati Subandi, dalam kesempatan itu, plh Sekda Sidoarjo M.Ainur Rohman, Asisten perekonomian Bahrul Amig, Asisten Administrasi Umum Fenny Apridawati, Inspektur Sidoarjo Andjar Soerjadianto, serta Kepala BKD Ahmad Misbachul Munir.

Subandi juga mengingatkan akan perkembangan pembangunan Flyover Gedangan. Dirinya memastikan proses pengukuran lahan terus berjalan dan peta bidang untuk sisi utara maupun selatan ditargetkan selesai. Pembangunan flyover Gedangan, menurutnya sangat urgent, karena akan sebagai solusi mengurangi kemacetan lalu lintas jalan di Kabupaten Sidoarjo. Pembangunan ini juga urgent, karena kemacetan lalu lintas di tempat itu sudah berlangsung bertahun-tahun. “Kemacetan lalu lintas ini bisa mengganggu bisnis, perekonomian di Sidoarjo bisa terganggu, maka harus segera kita carikan solusinya,” paparnya.

Berita Terkait :  Bahan Pangan Naik

Disampaikan tidak sedikit kendaraan industri di Sidoarjo yang harus melewati perempatan Gedangan tersebut. Kalau lalu lalang mereka terganggu karena macet, maka produksi di perusahaan juga bisa ikut terganggu. Dan itu bisa merugikan kalangan industri. Dalam skedulnya, pembangunan flyover Gedangan akan dimulai pada tahun 2027 mendatang.

Pemkab Sidoarjo, kata Subandi, dalam waktu dekat ini akan segera melakukan appraisal atau penilaian lahan untuk pembangunan flyover Gedangan. Waktu proses appraisal yang ditarget, perlu waktu sekitar dua Minggu. Proses ini dilakukan untuk bidang lahan yang masih belum terselesaikan. Pemkab Sidoarjo menyiapkan mekanisme konsinyasi sesuai ketentuan yang ada. Anggaran pembebasan lahan untuk pembangunan flyover Gedangan ini telah disiapkan pada Tahun 2026 sebesar Rp225 miliar. Sedangkan kebutuhan lainnya akan dialokasikan pada tahun 2027.[kus.ca]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!