27 C
Sidoarjo
Wednesday, August 26, 2026
spot_img

BPBD Kabupaten Pasuruan Pasok 120.000 Liter Air Bersih Setiap Hari

Kabupaten Pasuruan, Bhirawa. – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan mengintensifkan penyaluran bantuan air bersih hingga 120.000 liter per hari guna mengatasi krisis air akibat musim kemarau. Bantuan tersebut dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat di 12 desa yang terdampak kekeringan.

Berdasarkan data BPBD Kabupaten Pasuruan, ke-12 desa terdampak tersebut tersebar di tiga kecamatan, yakni Lumbang, Pasrepan dan Winongan. Di Kecamatan Lumbang, wilayah yang membutuhkan bantuan air bersih meliputi Desa Karangjati, Bulukandang, Watulumbung, Pancur dan Banjarimbo.

Sementara di Kecamatan Pasrepan, pasokan air dikirimkan ke enam desa, yaitu Desa Klakah, Ngantungan, Pasrepan, Galih, Sibon dan Petung. Adapun di Kecamatan Winongan, penanganan terfokus di Desa Kedungrejo. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi, menyampaikan penyaluran air bersih dilakukan secara berkesinambungan setiap harinya berdasarkan penetapan status kedaruratan daerah. “Sesuai Surat Keputusan Bupati tentang status tanggap darurat kekeringan di Kabupaten Pasuruan, maka saat ini distribusi pada desa-desa tersebut terus kami laksanakan,” ujar Sugeng, Rabu (26/8) sore.

Untuk mengamankan pasokan harian di setiap wilayah, BPBD mengerahkan dua armada tangki air ke masing-masing desa. Dengan kapasitas tiap tangki mencapai 5.000 liter, maka total bantuan yang digelontorkan untuk setiap desa mencapai 10.000 liter per hari.

“Jadi satu desa kita kirimi dua tangki air bersih. Per tangki isinya ada 5.000 liter, sehingga satu hari kita dropping 10.000 liter air bersih. Insya Allah selalu tercukupi untuk kebutuhan air bersih warga di masing-masing desa terdampak,” tambah Sugeng.

Berita Terkait :  Pemkab Nganjuk Tetapkan Candi Ngetos dan Candi Lor Cagar Budaya

Guna mempermudah akses warga, distribusi air dipusatkan di lokasi-lokasi penampungan atau titik kumpul tertentu. Masyarakat di desa terdampak terpantau bersiap menampung air menggunakan tempat penampungan harian seperti jeriken dan ember.

Di tengah penyaluran bantuan yang terus berjalan, BPBD mengimbau warga untuk menggunakan air bersih secara efisien dan memprioritaskan pemanfaatan harian yang paling mendesak. “Bila bisa diprioritaskan untuk minum, memasak, mandi, dan kebutuhan warga lainnya,” ungkap Sugeng.[hil.ca]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!