27.2 C
Sidoarjo
Thursday, August 6, 2026
spot_img

Lewat Refleksi Nilai Diri, Anti-Kekerasan, Relasi Pertemanan, hingga Kepemimpinan

Universitas Ma Chung Bentuk Mahasiswa Berkarakter (1 – bersambung)

Universitas Ma Chung Kota Malang menjadi salah satu kampus ikonik favorit calon mahasiswa dari seluruh penjuru Indonesia. Lulusannya terbukti berkualitas serta mampu bersaing, baik secara akademik maupun non-akademik. Melalui Orientation Based on Reflection (OBOR), kampus ini menghadirkan program pendidikan karakter yang menjadi tahapan wajib bagi seluruh mahasiswa baru hingga menjelang kelulusan.

M.Taufik, Wartawan Bhirawa Kota Malang

Direktur Pusat Pendidikan Karakter & Mata Kuliah Umum Universitas Ma Chung, Antono Wahyudi, menjelaskan bahwa OBOR merupakan program pendidikan karakter yang berorientasi pada refleksi diri sebagai fondasi pembentukan pribadi mahasiswa.

“Refleksi merupakan aktivitas memahami diri melalui pengalaman dan lingkungan sekitar yang kemudian didorong untuk diterapkan dalam kehidupan mahasiswa,” ujar Antono.

Menurutnya, program ini telah dilaksanakan secara berkelanjutan setiap tahun dan terintegrasi dalam rangkaian Ma Chung Festival sebagai bagian dari proses pengembangan karakter mahasiswa.

Keberhasilan OBOR didukung para mentor mahasiswa senior yang telah melalui proses seleksi berlapis. Tahapan tersebut dimulai dari seleksi administrasi, wawancara oleh mentor senior, wawancara oleh Pusat Pendidikan Karakter, hingga asesmen bersama konselor untuk melihat kesiapan dari aspek kesehatan mental.

Setelah lolos, para mentor mengikuti Training of Mentors (ToM) selama dua minggu sebagai bekal mendampingi mahasiswa baru selama pelaksanaan OBOR.

Setiap mentor juga didampingi oleh dosen yang ikut mengawal proses mentoring para mahasiswa. “Kepercayaan dan kenyamanan dapat tumbuh tidak hanya melalui hubungan mentor dan mahasiswa baru, tetapi juga dengan dosennya,” kata Antono.

Berita Terkait :  Satlinmas Kelurahan Meri Kota Mojokerto Ikuti Kompetensi Peningkatan Kapasitas

OBOR 1, sebut dia, bertema Self Value atau nilai diri. Dalam program ini, mahasiswa dibekali berbagai materi yang menjadi fondasi kehidupan selama menempuh pendidikan di perguruan tinggi. Salah satunya adalah pengenalan dan penanaman 12 Nilai Ma Chung sebagai pedoman sikap dan perilaku mahasiswa. Kedua belas nilai tersebut adalah orisinal, terpercaya, gigih, kreatif, dinamis, ramah dan menyenangkan, meritocratic, profesional, bertanggung jawab, sinergi, rendah hati, serta berkewargaan. Selain itu, mahasiswa mendapatkan pembelajaran mengenai etika berkomunikasi, baik secara langsung maupun melalui media digital.

Antono menjelaskan, perkembangan teknologi membuat mahasiswa menghabiskan banyak waktu berkomunikasi melalui media sosial maupun aplikasi pesan instan. Karena itu, mereka perlu memahami etika dalam berkomunikasi, baik dengan teman sebaya, senior, dosen, maupun ketika berada dalam forum formal dan informal.

“Kami mengenalkan bagaimana etiket berkomunikasi secara langsung maupun melalui media sosial, WhatsApp, dan platform digital lainnya agar mahasiswa memahami batasan serta menghargai lawan bicara,” katanya.

Pendidikan Anti-Kekerasan Jadi Prioritas
Materi penting lainnya adalah pendidikan anti-kekerasan seksual, kekerasan fisik, psikis, dan perundungan (bullying).

Dalam sesi tersebut, mahasiswa tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga mengikuti simulasi, diskusi, studi kasus, hingga latihan penyelesaian masalah agar mampu mengenali berbagai bentuk kekerasan serta mengetahui langkah yang harus dilakukan apabila menemui kasus tersebut.

“Mahasiswa diajak memahami bentuk-bentuk kekerasan seksual, kekerasan fisik, psikis, maupun perundungan melalui pembelajaran yang interaktif,” jelas Antono.

Berita Terkait :  Bupati Mas Rusdi Satukan Sistem Pelayanan Publik Pasuruan lewat Pusat Komando Digital

Antono menilai, mahasiswa baru berasal dari berbagai latar belakang agama, suku, budaya, daerah, hingga kondisi ekonomi. Perbedaan tersebut berpotensi memunculkan konflik apabila tidak dikelola dengan baik. Oleh karena itu, peserta dibekali keterampilan menyelesaikan konflik, menjaga hubungan yang sehat, serta membangun lingkungan pertemanan yang inklusif tanpa memandang identitas.

“Kami ingin mahasiswa merasa nyaman selama kuliah di Ma Chung, mampu menghargai perbedaan, dan membangun hubungan yang harmonis,” ujarnya.

Memasuki tahap kedua, mahasiswa mengikuti OBOR 2 dengan tema Self Leadership. Program ini membantu mahasiswa memvisualisasikan masa depan, menentukan tujuan hidup dan karier, serta menyusun langkah-langkah untuk mencapainya melalui materi self planning dan time management. Kemudian diakhiri dengan self agency atau keyakinan terhadap kemampuan diri dalam mewujudkan rencana tersebut.

“Mahasiswa belajar memproyeksikan dirinya ingin menjadi apa di masa depan, kemudian menyusun perencanaan dan mengelola waktu agar tujuan itu dapat dicapai,” terang Antono.

Tahap terakhir adalah OBOR 3 yang dilaksanakan pada semester genap. Program ini berfokus pada critical thinking for problem solving, yaitu melatih mahasiswa berpikir kritis dalam menyelesaikan berbagai persoalan.

Antono menegaskan, ketiga tahapan OBOR dirancang saling berkesinambungan, mulai dari mengenali diri, memimpin diri, hingga mampu memecahkan masalah secara kritis. “OBOR 1, 2, dan 3 merupakan proses yang saling melengkapi sehingga karakter mahasiswa berkembang secara bertahap,” katanya.

Berita Terkait :  Diikuti Ribuan Peserta, Bupati Situbondo Resmikan Event Colour Run

Universitas Ma Chung mewajibkan seluruh mahasiswa mengikuti seluruh rangkaian OBOR. Bahkan, program pendidikan karakter ini menjadi salah satu syarat kelulusan.

“Kami ingin setiap lulusan Universitas Ma Chung tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga karakter yang kuat, mampu bekerja sama, menghargai keberagaman, serta siap menghadapi tantangan dunia kerja dan kehidupan bermasyarakat,” pungkas Antono. (bersambung)

———— *** ————–

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!