Jombang, Bhirawa – Menjelang Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) Jombang 2026, Pengurus Cabang Olahraga Domino (Orado) Kabupaten Jombang mulai memperkuat pembinaan atlet dengan membentuk tiga klub domino. Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya membangun sistem pembinaan yang berjenjang.
Langkah tersebut juga sekaligus sebagai momentum untuk persiapan keikutsertaan cabang olahraga domino pada Porkab Jombang 2026. Keberadaan tiga klub tersebut diharapkan menjadi wadah bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mengembangkan kemampuan bermain domino secara kompetitif. Pembentukan klub juga menjadi fondasi dalam mencetak atlet agar mampu bersaing di tingkat regional hingga nasional.
Ketua Pengurus Cabang Orado Kabupaten Jombang, Muhammad Hakam Amarulloh mengatakan, pembinaan atlet tidak dapat dilakukan tanpa organisasi yang kuat di tingkat klub. Pembentukan klub menjadi prioritas awal dalam pengembangan olahraga domino di Kabupaten Jombang.
“Pembentukan tiga klub ini bukan sekadar menambah organisasi, tetapi menjadi langkah awal membangun sistem pembinaan atlet domino yang terarah dan berkelanjutan,” kata dia, Selasa (4/6).
“Kami ingin melahirkan atlet yang menjunjung tinggi sportivitas, memiliki strategi permainan yang baik, dan mampu mengharumkan nama Jombang di tingkat provinsi maupun nasional,” tambah dia.
Selain memperkuat pembinaan, Orado Kabupaten Jombang juga menyatakan kesiapan menggelar cabang olahraga domino pada Porkab Jombang 2026. Ajang tersebut bakal menjadi kali pertama domino dipertandingkan dalam pesta olahraga tingkat kabupaten.
Dikatakannya, kehadiran domino di Porkab bukan hanya menjadi sejarah baru bagi olahraga tersebut di Jombang, namun juga menjadi sarana menjaring atlet potensial yang akan diproyeksikan mengikuti ajang yang lebih tinggi seperti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) hingga kejuaraan nasional.
“Kami siap menyambut Porkab 2026 sebagai tonggak baru bagi olahraga domino di Jombang. Melalui kompetisi ini, kami berharap lahir atlet-atlet muda yang mampu bersaing di level provinsi, nasional, bahkan memberikan prestasi bagi Indonesia,” bebernya.
“Kami berkomitmen menjadikan domino sebagai olahraga prestasi yang profesional dan membanggakan masyarakat,” tandas dia.
Orado Kabupaten Jombang optimis pembentukan tiga klub dan penyelenggaraan Porkab 2026 bakal meningkatkan popularitas olahraga domino di tengah masyarakat.
Ke depan lanjut dia, pihaknya akan terus memfokuskan diri pada pembinaan atlet, penyelenggaraan kompetisi secara berjenjang, serta penguatan kelembagaan untuk melahirkan atlet domino berprestasi dari Kabupaten Jombang. [rif.wwn]


