27.2 C
Sidoarjo
Thursday, July 30, 2026
spot_img

FTMM Unair Gelar Pengabdian Masyarakat Internasional 2026, Sasar Gili Iyang dan Bromo dengan Teknologi Hijau


Surabaya, Bhirawa – Fakultas Teknologi Maju dan Multidisiplin (FTMM) Universitas Airlangga (Unair) melaksaanakan kegiatan pembukaan pengabdian Masyarakat Internasional dengan tema “Sustainable Energy and Green Technology Applications (SEGTA)” 2026 di Plaza Airlangga Lantai 5, Kampus C Unair, Surabaya.

FTMM Unair menerjunkan tim akademisi dan mahasiswa asing untuk menggarap dua kawasan strategis di Jawa Timur, antara lain Pulau Gili Iyang Kabupaten Sumenep dan kawasan Gunung Bromo, Kamis (30/7).

Dekan FTMM Unair Prof. Dr. Ir. Retna Apsari, M.Si., IPM., ASEAN Eng. Mengatakan bahwa program ini berlangsung tahun kelima yang berfokus pada keberlanjutan lingkungan hidup serta pemberdayaan masyarakat berbasis teknologi hijau, sebanyak 12 program inovatif dihadirkan untuk mendukung kelestarian ekosistem lokal.

“Fokus utama aksi lingkungan di Pulau Gili Iyang adalah mempertahankan predikat kawasan tersebut sebagai pulau dengan kadar oksigen tertinggi kedua di dunia setelah Kepulauan Salord, Yordania, dan memberikan edukasi masyarakat hingga penerapan teknologi ramah lingkungan,” tuturnya.

Lanjut Prof. Retna mejelaskan intervensi teknologi tepat guna diimplementasikan secara langsung di lapangan, antara lain pembuatan instalasi solar shelter, penyediaan sarana transportasi berupa sepeda listrik dan sepeda motor listrik, hingga program edukasi energi terbarukan bagi anak-anak sekolah.

“Langkah tersebut diambil supaya generasi muda di kawasan pesisir dan kepulauan memiliki kesadaran serta kecintaan terhadap pemanfaatan solar energy sejak dini,” ungkapnya.

Berita Terkait :  Refleksikan Makna Iduladha dalam Dunia Teknologi

Sementara itu Rektor Unair Prof. Dr. Muhammad Madyan, S.E., M.Si., M.Fin mengukapkan bahwa daya tarik utama program ini ialah keterlibatan aktif mahasiswa internasional dari pelbagai negara, seperti mahasiswa asal Pakistan, Prancis, Thailand, Cina, hingga Hongkong bahu-membahu bersama mahasiswa Unair dalam aksi pengabdian masyarakat ini.

“Program dibekali dua modul pembelajaran internasional hasil kolaborasi dengan Universiti Malaysia Perlis (UniMAP) dan City University of Hong Kong (CityU), kerjasama ini ditandai dengan penandatanganan international agreement serta penulisan publikasi ilmiah hasil pengabdian,” pungkasnya.

Prof. Madyan menambahkan selain menerima mahasiswa asing, kampus juga aktif mengirimkan mahasiswanya ke luar negeri melalui KKN Internasional dan program Taiwan Experience Education Program (TEEP), sebanyak 15 mahasiswa FTMM dikirim ke Taiwan, serta puluhan lainnya ke Malaysia, Thailand, Jepang, Korea Selatan, hingga Belanda.

“Berharap ke depan skema kolaborasi lintas negara semakin membesar dan mampu mengajak fakultas-fakultas lain di Unair untuk bergabung bersama, sehingga dampak pengabdian institusi semakin dirasakan masyarakat luas, baik di tingkat nasional maupun global,” imbuhnya. [ren.wwn]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!