Pemprov, Bhirawa – Forum Komunikasi (FK) Taruna Siaga Bencana (Tagana) Jawa Timur kembali menunjukkan komitmennya dalam mendampingi generasi muda melalui kegiatan asesmen dan Layanan Dukungan Psikososial (LDP), salah satunya bagi siswi Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 37 Gresik.
Kegiatan ini dilaksanakan di taman depan asrama SRMA 37 Gresik, yang berada di lingkungan eks SMPN 3 Sedayu. Pendampingan diberikan menjelang perpindahan para siswi ke Sekolah Rakyat Permanen Terintegrasi sebagai upaya memperkuat kesiapan mental, rasa percaya diri, dan semangat mereka dalam memasuki lingkungan belajar yang baru.
Suasana taman yang asri dan nyaman menjadi ruang yang mendukung proses pendampingan. Melalui pendekatan yang hangat, komunikatif, dan penuh empati, para siswi diajak berbagi cerita, mengungkapkan perasaan, serta membangun energi positif untuk menghadapi perubahan yang akan mereka jalani.
Empat siswi mengikuti kegiatan tersebut, yakni Fela Nurdiana, Ninik Thurofatul Wardah, Zana Aulia Supriyanti, dan Zeinvania Zheza. Selama sesi berlangsung, mereka tampak antusias mengikuti berbagai bentuk asesmen dan pendampingan yang dikemas secara santai namun bermakna.
Bagi FK Tagana Jawa Timur, layanan psikososial bukan sekadar aktivitas pendampingan, melainkan bagian dari upaya membangun ketangguhan mental peserta didik. Kesiapan psikologis dinilai menjadi fondasi penting agar para siswi mampu beradaptasi dengan lingkungan baru, mengikuti proses belajar secara optimal, serta mengembangkan karakter yang kuat.
Anggota FK Tagana Jawa Timur, Muhammad Ma’mun Murod, menegaskan bahwa pelayanan psikososial merupakan bagian tak terpisahkan dari misi kemanusiaan Tagana. “Kami ingin memastikan setiap anak menyambut sekolah barunya dengan hati yang tenang, pikiran yang segar, dan semangat yang kuat. Dukungan psikososial bukan hanya menguatkan mental, tetapi juga menumbuhkan rasa percaya diri agar mereka mampu beradaptasi, belajar, dan meraih cita-cita dengan penuh optimisme. Tagana hadir bukan hanya saat bencana terjadi, tetapi juga untuk menguatkan harapan dan masa depan generasi bangsa,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, FK Tagana Jawa Timur menegaskan bahwa pengabdian kemanusiaan tidak hanya diwujudkan dalam penanganan situasi kedaruratan, tetapi juga melalui pendampingan yang berfokus pada penguatan kesehatan mental, pembangunan karakter, dan peningkatan daya lenting generasi muda.
Dengan bekal asesmen dan Layanan Dukungan Psikososial yang diberikan sejak masa transisi di eks SMPN 3 Sedayu, para siswi diharapkan lebih siap menempuh kehidupan di Sekolah Rakyat Permanen Terintegrasi, mampu beradaptasi dengan baik, serta terus mengukir prestasi demi masa depan yang lebih cerah dan Indonesia yang semakin tangguh. [rac.wwn]


