32.2 C
Sidoarjo
Thursday, July 16, 2026
spot_img

Kolaborasi Lintas Sektor Diperkuat, Bakorwil II Dorong Serapan Lulusan Vokasi

Bojonegoro, Bhirawa – Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) II Bojonegoro Provinsi Jawa Timur memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk mempercepat penyerapan tenaga kerja lulusan pendidikan vokasi. Langkah tersebut diwujudkan melalui Rapat Koordinasi Percepatan Serapan Tenaga Kerja Bagi Lulusan Vokasi di Wilayah Kerja Bakorwil II Bojonegoro yang digelar, Kamis (16/7/2026).

Kegiatan ini mempertemukan unsur pemerintah, lembaga pendidikan vokasi, dunia usaha dan industri, serta instansi ketenagakerjaan guna membangun sinergi dalam menjawab tantangan tingginya pengangguran lulusan vokasi, khususnya lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

Kepala Bakorwil II Bojonegoro,Tri Wahyu Liswati, mengatakan penyelesaian persoalan ketenagakerjaan tidak dapat dilakukan satu instusi saja. Menurutnya, diperlukan kolaborasi antar pemangku kepentingan agar lulusan vokasi memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.

“Bakorwil memiliki posisi strategis sebagai fasilitator koordinasi lintas daerah. Kolaborasi antara pemerintah, dunia pendidikan, dan industri menjadi kunci agar lulusan vokasi memperoleh kesempatan kerja yang lebih luas sesuai karakteristik ekonomi masing-masing wilayah,” ujarnya.

Ia menjelaskan, wilayah kerja Bakorwil II Bojonegoro memiliki karakter ekonomi yang beragam, mulai sektor industri manufaktur, energi, pertanian hingga jasa. Karena itu, strategi penyerapan tenaga kerja harus disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing daerah.

Dalam forum tersebut juga dipaparkan sejumlah tantangan yang masih dihadapi, antara lain kesenjangan kompetensi lulusan dengan kebutuhan industri (skill mismatch), belum optimalnya keterhubungan antara pendidikan dan dunia usaha (link and match), serta belum terintegrasinya data ketenagakerjaan.

Berita Terkait :  Kolaborasi Lintas Sektor Diperkuat, Kabupaten Probolinggo Fokus Capai Target Three Zero HIV

Narasumber dari Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS), Firman Arifin, memperkenalkan konsep JATIM CONNECT, sebuah platform digital berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) yang mengintegrasikan data lulusan, kebutuhan tenaga kerja, peluang magang, dan kebutuhan kompetensi industri dalam satu ekosistem.

“Ketika data pendidikan, industri, dan pemerintah saling terhubung, proses penyerapan tenaga kerja akan lebih cepat, tepat sasaran, dan sesuai kebutuhan riil dunia usaha,” jelas Firman.

Sementara itu, Kepala Bidang Penempatan dan Perluasan Kesempatan Kerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Timur, Purwanti Utami, menyampaikan bahwa pasar kerja saat ini terus mengalami perubahan akibat digitalisasi dan tuntutan efisiensi dunia usaha.

“Pasar kerja Indonesia tidak sedang memburuk, tetapi sedang berubah. Tantangannya adalah memastikan tenaga kerja memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri yang terus berkembang,” katanya.

Ia menekankan pentingnya penguatan kompetensi digital, peningkatan program magang, penyusunan portofolio kerja, serta kemampuan adaptasi lulusan terhadap pola rekrutmen yang kini lebih menitikberatkan pada keterampilan.

Melalui rapat koordinasi tersebut, Bakorwil II Bojonegoro berharap terbangun komitmen bersama antara pemerintah daerah, dunia pendidikan vokasi, dan dunia usaha untuk mempercepat serapan tenaga kerja, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta mendukung pertumbuhan ekonomi Jawa Timur yang inklusif dan berdaya saing. [bas.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!