31.7 C
Sidoarjo
Wednesday, July 29, 2026
spot_img

Fortasi Spemma 2026 Surabaya Ingatkan Pelajar Bijak dan Sehat Bermedia Sosial

Surabaya, Bhirawa. – SMP Muhammadiyah 5 (Spemma) Pucang Surabaya telah resmi menggelar Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) atau Forum Ta’aruf dan Orientasi Siswa (Fortasi) Spemma 2026 mulai Senin hingga Sabtu, 13-18 Juli. Dengan digelarnya Fortasi ini maka pembelajaran bagi siswa jenjang Sekolah Menengah Pertama tahun ajaran 2026/2027 telah dimulai.

Fortasi tahun 2026 ini, Spemma Surabaya mengangkat tema Ready to Rise, Ready to Shine. Dalam Fortasi Spemma 2026 memberikan edukasi pentingnya para siswa agar bisa lebih bijak dan sehat dalam bermedia sosial (Medsos).

Menurut Kepala SMP Muhammadiyah 5 Surabaya, Ustadz Misbach Noehruddin SSi MM, sesuai tema yang diusung dalam Fortasi 2026 ini lebih dari 232 siswa baru kelas X Spemma diajak melewati masa transisi dari jenjang Sekolah Dasar (SD) menuju Sekolah Menengah Pertama (SMP) untuk bangkit dari zona nyaman.

”Jenjang SMP itu menuntut agar anak-anak bisa lebih mandiri dan harus lebih disiplin, serta bertanggung jawab. Sedangkan yang dimaksud ready to shine itu kan Allah menganugerahkan tiap orang itu mempunyai potensi dan bakat pada masing-masing anak,” ujarnya saat ditemui usai pembukaan Fortasi Spemma 2026 di halaman sekolah setempat, Senin (13/7).

Maka Ustadz Misbach akan berkomitmen untuk mengasah bakat dan potensi yang dimiliki para siswa agar kelak di masa datang itu akan bersinar. Dengan sinar prestasi yang terbaik bagi mereka, sehingga para siswa bisa menyinari lingkungan sekitarnya dengan kebaikan prestasi dan manfaat.

Berita Terkait :  Polteknaker Umumkan Peserta yang Lolos Seleksi UTBK 2024

Ustadz Misbach menjelaskan, Spemma Surabaya juga berkomitmen untuk mengingatkan para siswa untuk selalu bijak dan sehat dalam bermedsos. Komitmen itu diwujudkan dalam Deklarasi Pelajar Hebat, Sehat Bermedia Sosial bertajuk ‘Smart Digital, Safe Social and Positive Impact’ dalam Fortasi Spemma 2026.

”Hal ini sudah beberapa tahun kami amati, anak-anak itu aktif sekali di media sosial untuk membuat konten. Memang kebanyakan di sekolah, maka kami berharap anak-anak dalam bermedsos disaring-saring dulu sebelum disharing, bijak lah dalam sosial media,” tegasnya.

Ustadz Misbach juga menjelaskan, pihak sekolah telah mengimbau melalui wali kelas masing-masing agar mengingatkan para siswa dalam bermedia sosial. Terutama untuk membagikan unggahan yang positif dan bermanfaat bagi siswa dan orang lain. Salah satunya, prestasi yang diraihnya, serta tetap menjaga nama baik sekolah.

”Harapan kami anak-anak posting tentang prestasi, misalnya juara di Tapak Suci dan ada juara renang. Nah, anak-anak juga bisa posting di IG tentang foto-foto waktu penganugerahan hadiah,” ungkapnya.

Melalui Fortasi Spemma 2026, para siswa diharapkan bisa menggali potensi dan bakat minat masing-masing, dengan mengoptimalkan hingga berkembang menjadi lebih baik dan berprestasi ke depannya. Sehingga, para siswa menjadi pribadi yang cerdas, intelektual, berakhlak mulia, dan berkarakter islami. [fen.hel]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!