24.5 C
Sidoarjo
Wednesday, July 8, 2026
spot_img

Ketua DPRD Jatim Ajak Warga Sukseskan Sensus Ekonomi 2026, Jangan Abaikan Kedatangan Petugas BPS

Ketua DPRD Jawa Timur, Musyafak Rouf usai didata petugas sensus sebagai bagian dari pendataan ekonomi nasional, Rabu (8/7/2026)

DPRD Jatim, Bhirawa. – Ketua DPRD Jawa Timur, Musyafak Rouf, mengajak seluruh masyarakat berpartisipasi aktif menyukseskan Sensus Ekonomi (SE) 2026 yang tengah dilaksanakan Badan Pusat Statistik (BPS).

Ajakan itu disampaikan setelah dirinya turut didata oleh petugas sensus sebagai bagian dari pelaksanaan pendataan ekonomi secara nasional, Rabu (8/7/2026).

Musyafak menilai Sensus Ekonomi 2026 merupakan agenda strategis yang akan menjadi fondasi penting dalam penyusunan berbagai kebijakan pembangunan ekonomi, baik di tingkat nasional maupun daerah.

Karena itu, ia mengingatkan pentingnya dukungan seluruh elemen masyarakat agar data yang dihasilkan benar-benar akurat dan mencerminkan kondisi riil di lapangan.

“Saya sudah didata oleh petugas Sensus Ekonomi 2026. Saya mengajak seluruh masyarakat Jawa Timur untuk ikut menyukseskan kegiatan ini dengan menerima petugas sensus dengan baik serta memberikan data secara jujur, lengkap, dan apa adanya,” ujar Musyafak.

Menurut politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut, kualitas kebijakan pemerintah sangat bergantung pada kualitas data yang dimiliki. Semakin akurat data yang dihimpun, semakin tepat pula program pembangunan, pemberdayaan pelaku usaha, hingga kebijakan peningkatan kesejahteraan masyarakat yang dapat disusun pemerintah.

Ia menegaskan, hasil sensus nantinya tidak hanya memotret kondisi dunia usaha, tetapi juga menjadi dasar dalam merancang berbagai program ekonomi, mulai dari pengembangan UMKM, penciptaan lapangan kerja, peningkatan investasi, hingga pemerataan pembangunan antarwilayah.

Berita Terkait :  Danrem 082/CPYJ Pimpin Upacara Peringati Hari Lahir Pancasila

“Data yang kita berikan hari ini akan menjadi pijakan pemerintah dalam mengambil keputusan di masa mendatang. Karena itu, kejujuran masyarakat dalam memberikan informasi menjadi sangat penting agar kebijakan yang lahir benar-benar sesuai kebutuhan,” katanya.

Musyafak juga meminta masyarakat tidak ragu menerima kedatangan petugas sensus yang datang secara resmi membawa identitas dari BPS.

Menurutnya, kerja para petugas lapangan perlu didukung karena mereka menjalankan tugas negara untuk memperoleh gambaran nyata mengenai aktivitas ekonomi masyarakat.

Ia berharap seluruh pelaku usaha, baik skala mikro, kecil, menengah, maupun besar, dapat memberikan informasi yang benar sehingga potensi ekonomi Jawa Timur dapat dipetakan secara lebih komprehensif.

Selain mengajak masyarakat berpartisipasi, Musyafak juga mengingatkan agar warga proaktif apabila hingga batas akhir pelaksanaan sensus belum didatangi petugas.

“Apabila sampai 31 Agustus 2026 petugas belum mendatangi rumah atau lokasi usaha, silakan segera melapor ke kantor BPS setempat agar bisa segera ditindaklanjuti. Jangan sampai ada pelaku usaha yang terlewat dari pendataan,” tegasnya.

Menurut Musyafak, kelengkapan data menjadi kunci agar tidak ada potensi ekonomi yang luput dari perhatian pemerintah. Semakin lengkap cakupan pendataan, semakin baik pula kualitas informasi yang dihasilkan untuk mendukung perencanaan pembangunan daerah.

Ia optimistis, dengan partisipasi aktif masyarakat, pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Jawa Timur akan berjalan lancar dan menghasilkan basis data yang kuat sebagai acuan dalam merumuskan kebijakan ekonomi yang lebih efektif, inklusif, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Berita Terkait :  DPD RI Desak BPK RI Cegah Penyalahgunaan Keuangan Negara

“Keberhasilan Sensus Ekonomi 2026 membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat. Mari kita sukseskan bersama demi pembangunan ekonomi Jawa Timur yang semakin maju, merata, dan berkelanjutan,” pungkasnya. [geh.hel].

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!