Pemkot Mojokerto, Bhirawa. – Pemerintah Kota Mojokerto memperkuat peran Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas), RT, dan RW dalam menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) melalui peningkatan deteksi dini terhadap potensi gangguan di lingkungan. Langkah ini menjadi bagian dari upaya menjaga kondusivitas wilayah sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Komitmen itu disampaikan Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari saat menghadiri kegiatan Sinergitas Linmas dalam Menjaga Keamanan dan Ketertiban di Aula Kantor Kelurahan Kedundung, Kecamatan Magersari, Selasa (7/7).
Wali Kota yang akrab disapa Ning Ita menegaskan, sinergi antara pemerintah daerah, Satlinmas, RT, dan RW merupakan kunci menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan nyaman bagi masyarakat.
Menurutnya, Satlinmas memiliki peran strategis dalam menjaga ketenteraman dan ketertiban umum, memberikan perlindungan kepada masyarakat, hingga mendukung penanggulangan bencana.
”Satlinmas merupakan bagian dari unsur masyarakat yang memiliki tanggung jawab menjaga ketenteraman, ketertiban umum, perlindungan masyarakat, termasuk penanggulangan bencana. Karena itu, dibutuhkan koordinasi dan kerja sama yang kuat antara Pemkot, Satlinmas, RT, dan RW,” ujarnya.
Ning Ita juga mengingatkan seluruh elemen masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi gangguan keamanan, termasuk penyebaran paham anarkisme yang menyasar generasi muda melalui media sosial maupun pesan berantai.
Ning Ita mencontohkan keberhasilan aparat keamanan menggagalkan upaya penyusupan kelompok anarko saat momentum peringatan 1 Suro beberapa waktu lalu, termasuk di Kota Mojokerto yang berhasil mengamankan puluhan orang yang diduga akan melakukan tindakan anarkis.
Karena itu, Satlinmas, RT, dan RW diminta lebih peka terhadap kondisi lingkungan sekitar, termasuk memantau aktivitas di rumah kos, kafe, maupun lokasi berkumpulnya anak-anak muda yang berpotensi dimanfaatkan untuk menyebarkan pengaruh negatif.
Menurut Ning Ita, keamanan dan kenyamanan wilayah menjadi modal penting bagi kemajuan daerah. Kota yang aman dan kondusif akan mendorong masyarakat bekerja, berdagang, serta menjalankan aktivitas ekonomi dengan lebih nyaman.
Melalui penguatan sinergi itu, Pemerintah Kota Mojokerto berharap deteksi dini terhadap potensi gangguan kamtibmas dapat berjalan lebih optimal sehingga keamanan dan kondusivitas lingkungan tetap terjaga. [oky.fen]


