26 C
Sidoarjo
Thursday, August 20, 2026
spot_img

Sukses Adat Iduladha

Ritual Idul Ad-ha (dan puasa hari Arofah pada tanggal 9 Dzulhijjah), sudah terlaksana. Tetapi keseluruh ritual belum selesai benar. Karena tiga hari tasyrik (batas penyembelihan hewan kurban) masih berlangsung hingga hari Sabtu (30 Mei). Aksi berkurban masih dilakukan di berbagai perkantoran swasta, lembaga pemerintah, sekolah dan kampus. Pembagian daging hewan kurban akan berlangsung sampai akhir pekan, menjadi ke-riang-an bersama.

Beberapa etnis di Indonesia (Madura, Melayu, Banjar, Bugis, Sasak) memiliki budaya mudik Idul Ad-ha. Umumnya berprofesi sebagai pedagang, serta nelayan dengan kapal cukup besar (100 GT hingga 250 GT). Rata-rata sebagai perantau ulung, yang telah kenyang merasakan berbagai ombak lautan. Pada saat jelang Idul Ad-ha, kapal-kapal perantau bagai “berlomba” menuju pantai kampung halaman untuk mudik. Budaya pulang berlabuh di kampung lebih kuat dibanding Idul Fitri.

Mudik kalangan nelayan biasanya diserta perjamuan bersama sanak keluarga, dan sahabat di tanah kelahiran. Umumnya di-dahului shalat Idul Ad-ha, berlanjut pemotongan hewan kurban. Pesta jamuan di kampung perantau terasa sangat spesial. Karena biasanya meng-konsumsi berbagai jenis ikan. Namun pada saat Idul Ad-ha, menu berganti daging kambing, serta kerbau, dan sapi. Ragam masakan kuliner lokal berbahan daging disajikan dengan rampah-rampah mencolok.

Pada daerah perantau PT PELNI mencatat lonjakan volume penumpang hampir 40 ribu tiket, saat jelang perayaan Idul Ad-ha. Secara rutin terjadi lonjakan penumpang sampai 35%. Khususnya tujuan Makassar, Bau-bau, Buton (Sulewasi bagian selatan), dan Belawan. Serta seantero Riau, dan Kepulauan Riau. Di pulau Jawa, terjadi lonjakan penumpang di pelabuhan Tanjung Mas, Semarang, dan Tanjung Perak, Surabaya. Begitu pula pelabuhan Lembar di Lombok Barat, NTB.

Berita Terkait :  Adat Nyadran Megengan

Bahkan pelabuhan kelas menengah, seperti pelabuhan Jangkar (Situbondo, Jawa Timur), dan pelabuhan Asemdoyong, Pemalang, Jawa Tengah, juga ramai. Kapal yang sandar bukan sekadar bongkar ikan. Melainkan juga beralih komoditas mengangkut sapi, kambing, dan domba. Sampai pemerintah propinsi NTB menambah dermaga operasional, dan kapal khusus tol laut, menjamin kelancaran perdagangan hewan kurban. NTB menjadi salahsatu lumbung pangan terbesar kedua di Indonesia, setelah Jawa Timur.

Di sepanjang pantai utara Jawa, dan seantero Madura, Idul Ad-ha, menjadi periode “wajib pulang” dengan ke-riang-an sosial. Dalam adat Madura, mudik berarti “toron” (turun) ke kampung halaman untuk silaturahim dan ziarah kubur. Walau sebenarnya, pulang kampung tidak mudah. Sering Syahbandar tidak memberi izin berlayar karena cuaca buruk. Terutama laut timur Madura yang berombak besar. Khususnya ke kepulauan Kangean, dan Sapeken. Jaraknya sekitar 78 mil laut, ditempuh dalam 11 jam perjalanan kapal feri.

Begitu pula penjelajah samudera asal kepulauan Maluku. Seolah terdapat desa yang tercecer di samudera. Perantau Maluku seolah terpanggil untuk merayakan tradisi “Kaul dan Abdau” di Negeri Tulehu. Diselenggarakan sesaat setelah shalat Idul Ad-ha. Yakni, tokoh agama dan pemuka adat, menggendong kambing kurban dengan kain, mengelilingi desa. Di-iringi lantunan bacaan shalawat Nabi. Seluruh warga desa, dan “tamu” yang baru pulang dari rantau biasa menjadi shahibul Qurban, menyediakan hewan kurban.

Berita Terkait :  Mengantisipasi Pernikahan Dini

Di desa Batu Merah, kota Ambon, juga terdapat tradisi “hadrat dan pawai kurban.” Mengarak hewan kurban di-iringi lantunan shalawat, dan tabuhan rebana, sampai di masjid Jami’. Di masjid, disambut dengan tarian hadrat, terasa bagai di kampung Arab. Tetangga yang berbeda keyakinan, boleh turut. Pembagian hewan kurban Idul Ad-ha, bukan sekadar pemenuhi gizi secara kolosal. Melainkan juga pendinginan sosial. [*]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!