Pemkab Mojokerto, Bhirawa
Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa, mengatakan, pada triwulan pertama tahun 2026 realisasi investasi di Kabupaten Mojokerto mencapai Rp 1,01 triliun. Capaian ini menjadi indikator bahwa pertumbuhan investasi terus bergerak kearah positif dan berkelanjutan.
Hal ini membuktikan jika Kabupaten Mojokerto adalah daerah yang aman dan nyaman serta menjanjikan sebagai tempat usaha dan investasi. Demikian antara lain poin penting disampaikan Bupati saat acara Bupati Mojokerto Golf Tournament 2026 di Prigen Pasuruan, sabtu 23/5/26 sore.
“Di tahun 2026 berarti mulai januari hingga Mei investasi yang masuk sebesar Rp 1,01 triliun ” jelasnya
Lebih lanjut Barra juga menambahkan, Jika selain realisasi investasi, capaian lain yang diraih adalah pertumbuhan ekonomi Kabupaten Mojokerto yang pada tahun 2025 mencapai persentase sebesar 5,56%.
Tak berhenti di sana, capaian atau raihan yang lain juga turut disebut, seperti penerbitan 8.300 Nomor Induk Berusaha dan 1.094 izin lintas sektor pada taun yang sama, serta Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Mojokerto yang tercatat sebesar 77,46% kini.
Sebagai sosok pemimpin pemerintah daerah, tentunya ia menyadari bahwa capaian prestasi yang telah diraih tak akan berdampak signifikan pada ranah bisnis dan investasi jika tidak disertai dengan fasilitas pelayanan publik yang mumpuni.
Oleh karena itu dengan menggandeng para jajaran OPD Kabupaten Mojokerto, Gus Bupati akan berkomitmen penuh khususnya dalam hal admistratif yang berkesan ringkas namun tetap sesuai dengan peraturan yang berlaku.
“Pemerintah Kabupaten Mojokerto terus berupaya menghadirkan pelayanan publik yang adaptif, profesional, dan responsif terhadap kebutuhan dunia usaha sebagai upaya perbaikan pelayanan perizinan dan kemudahan berusaha,” jelas Gus Bupati melalui sambutannya pada acara Bupati Mojokerto Golf Tournament 2026, Finna Golf Prigen.
Masih pada giat Sabtu (23/5) malam itu, Bupati Albarraa menegaskan bahwa kedepannya, Kabupaten Mojokerto akan lebih dari sekadar mampu untuk menjadi salah satu destinasi bisnis dan investasi.
“Kabupaten Mojokerto bukan hanya memiliki sejarah budaya besar sebagai pusat peradaban Majapahit, tetapi juga memiliki masa depan ekonomi dan investasi yang menjanjikan,” tuntasnya. [min.hel]


