28.3 C
Sidoarjo
Wednesday, July 15, 2026
spot_img

DPUPR Kota Batu Pantau Progres PSD Preservasi Simpang Empat PaTIH

Kota Batu, Bhirawa – Monitoring dilakukan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Batu terhadap pelaksanaan Proyek Strategis Daerah (PSD) Preservasi Simpang Empat Patih koridor Jl Panglima Sudirman, Jl Trunojoyo, Jl Indragiri, dan Jl Hasanudin. Hal ini dilakukan untuk mencocokkan progres aktual dengan jadwal serta Kurva S. Monitoring dipimpin langsung Kepala DPUPR Kota Batu, Dr Esty Dwiastuti ST SH MT bersama Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga, Ir Eko Setiawan ST MT IPM dan tim teknis DPUPR.

Esty mengatakan bahwa monitoring ini dilakukan untuk memastikan pekerjaan proyek Simpang Empat Patih sudah sesuai kontrak, gambar rencana, spesifikasi teknis, jadwal, dan ketentuan keselamatan konstruksi.

“Monitoring ini untuk memeriksa item dan volume pekerjaan yang telah dilaksanakan, sekaligus menilai kesiapan untuk pelaksanaan tahapan berikutnya,” ujarnya, Rabu (15/7/2026).

Adapun pemeriksaan yang dilakukan meliputi metode kerja, mutu material, dimensi dan hasil pekerjaan. Selain itu juga turut diperiksa kesiapan alat dan tenaga, penerapan K3, pengamanan area, pengaturan lalu lintas, serta kebersihan lokasi.

Dalam pemantauan DPUPR juga berkoordinasi dengan penyedia terkait laporan harian dan mingguan, dokumentasi, pencatatan volume, administrasi kontrak. Kemudian juga ikut dikaji kendala- kendala di lapangan seperti, utilitas, akses kerja, cuaca, dan kondisi eksisting. Setiap potensi deviasi dibahas sejak dini agar langkah koreksi dapat segera dilakukan dan tidak berkembang dan menjadi penyebab keterlambatan.

Berita Terkait :  BKPSDM Kota Kediri Gelar Webinar Lentera Mapan, Bahas Transformasi PUSDASIP 2026 Berbasis RHK dan IKI

Esty menjelaskan bahwa pengendalian proyek yang dìlakukab berpegang pada mutu, waktu, biaya, ķeselamatan, dan tertib administrasi. Targetnya bukan sekadar cepat selesai, tetapi juga menghasilkan pekerjaan yang rapi, kuat, aman, dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Jika tahapan pekerjaan bisa diselesaikan lebih cepat dari waktu yang ditetapkan, maka harus dipastikan hal itu tidak mengurangi mutu hasil pekerjaan, dan juga keselamatan,” jelas Esty.

Diketahui, Pemkot Batu telah mulai melaksanakan pengerjaan proyek Simpang Empat Patih. Dalam proyek ini dilakukan pelebaran jalan dan juga akan dibangun taman boulevard modern tanpa traffic light. Untuk itu Pemkot Batu telah menyiapkan anggaran Rp10 miliar dari APBD tahun 2026 dengan waktu pengerjaan 150 hari kalender.

Proyek pelebaran jalan dan pembuatan boulevard di Simpang Empat Patih merupakan Proyek Strategis Daerah (PSD) yang menghubungkan empat ruas jalan utama Kota Batu. Yaitu, Jl Panglima Sudirman, Jl Trunojoyo, Jl Indragiri, dan Jl Hasanudin yang kemudian disingkat PaTIH.

Dengan memiliki kawasan yang semakin tertata, aman, dan mudah diakses diharapkan memperkuat daya tarik Kota Wisata Batu. Hak ini diyakini bisa meningkatkan kunjungan wisatawan, membuka peluang bagi UMKM, pedagang, dan pelaku usaha lokal agar semakin tertata dan berkembang. [nas.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!