30.3 C
Sidoarjo
Wednesday, May 6, 2026
spot_img

Gandeng Chef, UMKM Kota Pasuruan Perluas Pasar

Pemkot Pasuruan, Bhirawa
Sektor kuliner di Kota Pasuruan terus dipacu untuk naik kelas. Tak ingin hanya sekadar menjadi jago kandang, para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kini mulai dibekali standar profesional.

Langkah itu terlihat dalam Program Pencarian Mitra Usaha Kuliner yang digelar di Gedung Kesenian Darmoyudho, Kota Pasuruan, Selasa (5/5).

Acara yang diinisiasi TP PKK Kota Pasuruan berkolaborasi dengan Mi Burung Dara tersebut menjadi ajang upgrade diri bagi puluhan perajin kuliner lokal. Tak tanggung-tanggung, mereka langsung dimentori oleh chef profesional. Mulai dari urusan dapur (teknik pengolahan) hingga urusan dapur pacu usaha (manajemen bisnis).

Ketua TP PKK Kota Pasuruan, Suryani Firdaus menyampaikan kreativitas masyarakat Kota Pasuruan sebenarnya sudah jempolan. Namun, untuk bisa menembus pasar yang lebih masif, kreativitas saja tidak cukup.

“Kota Pasuruan ini gudangnya kuliner enak. Tapi kalau mau berkembang besar, kita butuh jejaring dan ilmu. Harus tahu standarnya seperti apa agar bisa bersaing di luar,” tandas Suryani Firdaus di sela-sela kegiatan.

Sinergi dengan pihak swasta seperti Mi Burung Dara tersebut dipandang sebagai pintu masuk bagi UMKM untuk memperluas akses pasar.

Suryani menegaskan, pihaknya ingin mengubah pola pikir pelaku usaha agar tidak cepat puas dengan kondisi yang ada.

“Kita ingin usaha mereka tidak jalan di tempat. Harus naik kelas, terhubung dengan pasar yang lebih luas, dan memenuhi standar kualitas profesional,” papar Suryani Firdaus.

Berita Terkait :  Wabup Gresik Dorong Kader HMI dan KOHATI Jadi Mitra Kritis dan Solutif

Istri Wali Kota Pasuruan ini juga berpesan agar para peserta tidak sekadar datang dan duduk. Mereka diminta menyerap ilmu sedalam mungkin, mulai dari cara mengolah bahan yang efisien hingga cara mengelola keuangan agar usaha tetap sehat dan menguntungkan.

“Kesempatan bertemu chef profesional ini langka. Serap semua ilmunya, mulai dari cara masak yang benar sampai manajemen usahanya,” imbuh perempuan yang akrab disapa Bu Ani ini.

Melalui penguatan di level akar rumput ini, TP PKK optimistis kesejahteraan keluarga di Kota Pasuruan bakal terkerek naik.

“Bila UMKM kuliner mandiri dan inovatif, maka ekonomi kota pun akan ikut bergerak lebih kencang,” imbuh Bu Ani. [hil.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!