Gresik, Bhirawa
Pembangunan fasilitas Sekolah Rakyat (SR) yang berlokasi di Desa Raci Tengah, Kecamatan Sidayu, terus menunjukkan perkembangan yang signifikan. Hingga saat ini, progres pembangunan fisik gedung sekolah telah mencapai angka 41 persen dan dipastikan akan terus meningkat setiap minggunya.
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Gresik, dr. Ummi Khoiroh, membenarkan bahwa jalannya pembangunan berjalan sangat baik berkat pengawalan dan pengawasan yang maksimal dari Dinas Cipta Karya, Perumahan dan Kawasan Permukiman (CKPKP) serta pihak terkait lainnya.
“Alhamdulillah, untuk progres fisik pembangunannya berjalan sangat lancar. Sampai minggu kemarin sudah tercatat mencapai 41 persen lebih, dan minggu ini dipastikan kembali mengalami peningkatan yang cukup baik,” ujarnya.
Selain memantau pembangunan fisik, pihak Dinsos juga mulai mempersiapkan segala kebutuhan operasional dan administrasi untuk menyambut tahun ajaran baru 2026-2027. Berdasarkan data yang dihimpun, diperkirakan terdapat sekitar 275 hingga 300 siswa yang akan menempuh pendidikan di sekolah tersebut.
Secara rinci, kapasitas sekolah ini dirancang untuk menampung siswa mulai dari tingkat dasar hingga menengah. Terdapat alokasi untuk 100 siswa tingkat Sekolah Dasar (SD), 100 siswa tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan 100 siswa tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA).
Lebih lanjut, dr. Ummi menjelaskan bahwa seluruh calon siswa yang akan diterima merupakan anak-anak yang berasal dari keluarga kurang mampu, khususnya yang masuk dalam kategori desil 1 dan 2. Hal ini sejalan dengan tujuan utama didirikannya Sekolah Rakyat, yaitu memberikan akses pendidikan yang layak dan gratis bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
“Dengan progres yang terus meningkat dan persiapan yang dilakukan secara matang, kami berharap Sekolah Rakyat di Desa Raci Tengah ini dapat segera beroperasi. Kehadirannya nanti diharapkan menjadi solusi nyata dan menjadi wadah pendidikan inklusif yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat luas,” tambahnya. [kim.kt]


