33.1 C
Sidoarjo
Wednesday, May 6, 2026
spot_img

Selama 9 Jam, Ternyata KPK Supervisi Pemkab Blitar

Kabupaten Blitar, Bhirawa

Sempat menjadi tanda tanya, ternyata Pemerintah Kabupaten Blitar mengikuti kegiatan koordinasi supervisi bersama Komisi Pemberantasan Korupsi selama kurang lebih sembilan jam, mulai pukul 08.30 hingga 17.00 WIB, Selasa Forum ini menjadi ruang evaluasi sekaligus penguatan tata kelola pemerintahan, khususnya dalam pengelolaan anggaran daerah, Senin (5/5) kemarin.

Bupati Blitar, Rijanto, mengatakan bahwa kegiatan tersebut bukan pemeriksaan, melainkan pendampingan dari divisi pencegahan KPK untuk memastikan seluruh proses pemerintahan berjalan sesuai aturan.

“Kegiatan ini bagian dari pembinaan agar tata kelola kita semakin baik dan benar,” kata Bupati Rijanto.

Bahkan dalam diskusi yang berlangsung maraton, dikatakannya KPK mengulas berbagai aspek krusial, mulai dari perencanaan anggaran, mekanisme pengadaan barang dan jasa, pengelolaan Pokok Pikiran (Pokir) DPRD, bantuan sosial dan hibah, hingga pelaksanaan proyek daerah.

“Juga dibahas tata kelola rotasi dan mutasi jabatan agar tetap berbasis sistem merit,” jelasnya.

Sebelumnya, selama dua hari, tim Komisi Pemberantasan Korupsi juga melakukan rangkaian kegiatan yang diawali dengan pengecekan lapangan secara sampling terhadap sejumlah proyek pada hari pertama.

Selanjutnya, pada hari kedua, hasil pengecekan tersebut dipaparkan dalam forum koordinasi, yang memuat apresiasi sekaligus catatan terhadap beberapa pekerjaan yang belum rampung pengerjaannya, termasuk proyek perpustakaan serta proyek Ilik-ilik yang masih dalam proses penyelesaian.

“Hasilnya ada catatan yang harus menjadi bahan evaluasi dan perbaikan ke depan dan juga apresiasi,” terang Rijanto.

Berita Terkait :  KPK Ungkap Peran Adik Bupati Tulungagung Dalam Kasus Pemerasan

Namun menurutnya, hasil catatan tersebut menjadi pengingat penting bagi seluruh jajaran, baik eksekutif maupun legislatif, untuk semakin hati-hati dan patuh dalam pengelolaan anggaran. Dan Pemerintah Kabupaten Blitar juga berharap, melalui koordinasi supervisi ini, kualitas tata kelola pemerintahan semakin meningkat, transparansi tetap terjaga.

“Dan diharapkan mampu meminimalkan potensi penyimpangan sehingga penyelenggaraan pemerintahan berjalan profesional dan bebas dari praktik korupsi di Kabupaten Blitar,” pungkasnya. [htn.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!