28 C
Sidoarjo
Tuesday, April 28, 2026
spot_img

Amankan Perjalanan KA

Suara jerit dan tangis minta tolong, terdengar pilu menyayat. Hanya sesaat setelah suara dentuman tabrakan dua KA (kereta-api). Lokomotif KA Argo Bromo Anggrek rute Jakarta-Surabaya, menabrak KRL Commuter Line rute Jakarta-Cikarang dari belakang. Tabrakan yang sangat keras. Sampai separuh lokomotif menerobos gerbong belakang KRL Commuter Line. Seketika penumpang KRL tumpah di gerbong. Korban meninggal dunia tercatat 16 jiwa tak tertolong, dan sekitar 60 lainnya dievakuasi ke rumah sakit.

Evaluasi serta pertolongan penumpang melibatkan Basarnas, dan Damkar. Ironisnya, tabrakan dua kereta terjadi di bibir area stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat. Korban umumnya perempuan, karena gerbong paling belakang biasa difungsikan sebagai KKW (Kereta Khusus Wanita). Namun sesungguhnya tabrakan kereta di Bekasi Timur, tidak perlu terjadi. Manakala sistem komunikasi perjalanan kereta-api dijalankan dengan baik.

Kecelakaan bermula dari Kereta Rel Listrik (KRL, Commuter Line) kode 5181, dari arah Cikarang, berhenti, karena menabrak taksi mogok di perlintasan sebidang. KRL 5181 dinyatakan berstatus “Perjalanan Luar Biasa,” (PLB). Kode 5181, merupakan keadaan darurat KRL yang harus dievakuasi. Petugas perjalanan kereta juga memberhentikan KRL lain dengan kode PLB 5568, dari arah berlawana, diamankan karena ada gangguan. Namun KA jarak jauh Argo Bromo Anggrek rute Jakarta-Surabaya, tetap berstatus berjalan normal.

Kecelakaan pada perlintasan kereta-api (KA) masih sangat sering terjadi, seiring pertambahan jadwal perjalanan KA. Juga karena semakin bertambahnya perlintasan yang tidak dijaga. Begitu pula pertumbuhan kawasan permukiman (baru) sekitar rel KA, memerlukan manajemen perlindungan infrastruktur lingkungan yang nyaman. Terutama frekuensi perjalanan KAI Commuter di aglomerasi Jabodetabek yang sangat tinggi. Maka potensi ancaman “sambar nyawa” wajib selalu di-update, di-mitigasi, dan diminimalisir.

Berita Terkait :  Tujuh Daerah PSU, Pj Gubernur Jatim Tegaskan Pj/Pjs Sukses Jalankan Pilkada Serentak

Komisi Nasional Keselamatan Transportaasi lazimnya akan meng-investigasi setiap kecelakaan transportasi. Tetapi bukan untuk mencari kesalahan (no blem, bukan masalah). Melainkan rekomendasi untuk perbaikan sistem keamanan. Termasuk dengan mempertimbangkan kecepatan maksimal pada lintas Cikarang – Bekasi – Jatinegara. Kereta rute ini telah ditingkatkan menjadi 95 kilometer per-jam. Serta headway (jarak antar kereta) 1 hingga 7 menit. Tergolong padat.

Jabodetabek merupakan aglomerasi Megapolitan, dengan kesibukan transportasi terpadat di dunia. Berdasar data KAI per-April 2026, jumlah perjalanan KRL (Commuter Line) di aglomerasi Jabodetabek mencapai 1.063 jadwal perjalanan per-hari! Masuk sepuluh besar perjalanan kereta-api paling sibuk di dunia. Termasuk tambahan kereta khusus ke bandara.

Beberapa pemerintah daerah propinsi yang banyak dilintasi perjalanan KA telah memberi sokongan. Bukan hanya di dalam stasiun, melainkan juga fasilitasi lain, terutama palang pintu. Masih ribuan palang pintu ilegal di seantero Jawa. Padahal terdapat regulasi lex specialistmengatur perjalanan keretaapi. Yakni undang-undang (UU) Nomor 23 tahun 2007 tentang Perkereta-apian. Pasal 90 huruf d UU 23 tahun 2007, mengatur perlintasan KA sebidang. Dinyatakan, bahwa pemakaian jalan wajib mendahulukan perjalanan kereta-api.

Idealnya, perlintasan sebidang hanya untuk kawasan dengan frekuensi perjalanan KA yang tidak kerap, dan bukan jalan lalulintas umum yang padat. Manakala perlintasan tergolong padat dan kerap, seyogianya bukan sebidang, melainkan melalui fly-over maupun underpass. Pemerintah kolonial telah memberi contoh pengamanan perjalanan KA dengan membangun fly-overGubeng (di Surabaya).

Berita Terkait :  Jaga Marwah Parlemen

Perlintasan KA sebidang masih menjadi “klling field” utama. Namun sistem komunikasi perjalanan kereta mencatat tragedi paling memilukan. Antaralain, tragedi “Bintaro” 1987 dengan korban jiwa sebanyak 156 penumpang. Disusul “Bintaro II” tahun 2013, KA menabrak truk tangki. Kini tragedi “Bekasi Timur,” wajib menjadi yang terakhir.

——— 000 ———

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!