Surabaya, Bhirawa
Di tengah kesibukan menjalani program magang, mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya Satrio Dipohutomo tetap menunjukkan kepedulian sosial dengan menggelar kegiatan berbagi takjil kepada masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan pada 2 Maret 2026 di kawasan Jalan Gubeng Kertajaya, Surabaya, dengan membagikan 100 paket takjil kepada pengendara dan masyarakat sekitar.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program magang kerja mahasiswa yang ditempatkan di lapangan melalui PT Ponseljobs Indonesia Surabaya pada mitra industri, yakni XL Satu WiFi. Aksi sosial ini menjadi bentuk nyata implementasi pembelajaran di luar kelas, khususnya dalam membangun komunikasi langsung dengan masyarakat.
Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Untag Surabaya, Satrio Dipohutomo, terlibat aktif dalam kegiatan tersebut dengan turun langsung ke lapangan membagikan takjil kepada para pengguna jalan yang melintas menjelang waktu berbuka puasa.
“Di tengah aktivitas magang, kegiatan ini menjadi pengalaman yang sangat berarti bagi saya. Selain belajar dunia kerja, saya juga belajar membangun komunikasi yang baik dan empati terhadap masyarakat,” ujar Satrio.
Sebanyak 100 paket takjil dibagikan kepada pengendara roda dua, pejalan kaki, serta masyarakat sekitar yang masih berada di perjalanan saat waktu berbuka. Kegiatan ini mendapat respons positif dari masyarakat yang merasa terbantu dengan adanya pembagian takjil tersebut.
Salah satu penerima takjil, seorang pengendara, mengungkapkan apresiasinya terhadap kegiatan tersebut.
“Sangat membantu, apalagi saat masih di jalan menjelang buka puasa. Terima kasih kepada adik-adik mahasiswa,” ujarnya.
Program ini berada di bawah bimbingan supervisor lapangan dari PT Ponseljobs Indonesia Surabaya, Moch. Kurniawan Fazal, yang menekankan pentingnya keseimbangan antara kemampuan teknis dan soft skill dalam dunia kerja.
“Kami mendorong mahasiswa untuk tidak hanya fokus pada pekerjaan administratif di lapangan, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan kemampuan komunikasi yang baik. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pembelajaran langsung di lapangan,” jelasnya.
Selain sebagai aksi sosial, kegiatan ini juga menjadi bagian dari strategi komunikasi perusahaan dalam membangun citra positif di tengah masyarakat. Keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan ini menunjukkan bahwa program magang dapat menjadi sarana pengembangan kompetensi sekaligus pembentukan karakter. Melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, perusahaan penyedia tenaga kerja, dan mitra industri seperti XL Satu WiFi, diharapkan mahasiswa mampu menjadi individu yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial yang tinggi. [why]


