33 C
Sidoarjo
Thursday, May 7, 2026
spot_img

Kemajuan Sektor Kesehatan Kabupaten Jember Melesat, RSD dr Soebandi Tembus Level Nasional

Pemkab Jember, Bhirawa.
Kemajuan sektor kesehatan di Kabupaten Jember kian terasa nyata. Di bawah kepemimpinan Bupati Muhammad Fawait, transformasi layanan kesehatan tidak hanya terlihat dari data, tetapi juga dirasakan langsung oleh masyarakat, termasuk Sang Bupati.

Usai menjalani perawatan di RSD dr. Soebandi, Gus Fawait mengaku terkesan dengan kualitas layanan yang diberikan. Mulai dari kompetensi tenaga medis hingga fasilitas yang tersedia, semuanya dinilai mampu bersaing dengan rumah sakit besar di kota metropolitan.

“Saya merasakan langsung, SDM dan fasilitas di RSD dr. Soebandi tidak kalah dengan rumah sakit besar di Surabaya. Ini bukti bahwa pelayanan kesehatan kita sudah berada di jalur yang benar,” ujarnya.

Tak hanya RSD dr. Soebandi, dua rumah sakit daerah lainnya yakni RSD Balung dan RSD Kalisat juga menunjukkan perkembangan signifikan. Ketiganya kini telah bertransformasi menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) yang sehat, baik dari sisi keuangan maupun operasional.

Perbaikan ini berdampak langsung pada kesejahteraan tenaga kesehatan (nakes). Dengan kondisi yang semakin baik, para nakes kini mampu memberikan pelayanan yang lebih optimal dan humanis kepada masyarakat.

Salah satu capaian paling membanggakan adalah ditetapkannya RSD dr. Soebandi sebagai Rumah Sakit Penyelenggara Utama (Hospital Base) untuk pendidikan dokter spesialis berdasarkan keputusan Kementerian Kesehatan tahun 2026.

Capaian ini bukan hal biasa. Dari ratusan rumah sakit di Indonesia, hanya segelintir yang lolos seleksi ketat. RSD dr. Soebandi bahkan berhasil menempati peringkat lima nasional dalam hal kesiapan SDM dan fasilitas.

Berita Terkait :  Sediakan Dana Rp50 T, Kabantara Grup Siap Kuasai Tambang Bauksit di Indonesia

Di Jawa Timur, hanya dua rumah sakit yang memperoleh kepercayaan tersebut, yakni RSUD dr. Soetomo dan RSD dr. Soebandi Jember.

Dengan kekuatan 160 dokter, termasuk puluhan dokter spesialis dan subspesialis, Gus Fawait optimistis rumah sakit ini akan terus berkembang. Target besar pun telah dicanangkan: naik status dari rumah sakit tipe B menjadi tipe A pada tahun 2029.

“Ini kebanggaan bagi masyarakat Jember. Kita bukan hanya melayani warga sendiri, tetapi juga menjadi rujukan bagi wilayah Tapal Kuda. Bahkan ke depan, pendidikan dokter spesialis bisa ditempuh langsung di Jember,” tegasnya.

Transformasi ini menjadi bukti nyata bahwa Jember terus bergerak maju, tidak hanya dalam pembangunan infrastruktur, tetapi juga dalam menghadirkan layanan kesehatan berkualitas tinggi yang mudah diakses masyarakat.

Dengan capaian ini, Jember semakin mantap melangkah sebagai pusat layanan kesehatan unggulan di wilayah timur Pulau Jawa. [geh*]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!