30 C
Sidoarjo
Tuesday, April 28, 2026
spot_img

Wujudkan SPMB Kota Batu Transparan Berintegritas


Kota Batu, Bhirawa
Pemkot Batu melalui Dinas Pendidikan (Dindik) berkomitmen untuk menyelenggarakan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) secara transparan dan berintegritas. Ketika tahun ajaran baru sudah di depan mata, Dindik Kota Batu melaksanakan sosialisasi SPMB se-Kota Batu. Kegiatan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi terkait persyaratan sehingga transparansi dan integritas SPMB 2026 bisa tercapai.

Kepala Dindik Kota Batu, Alfi Nurhidayat mengatakan bahwa SPMB bukan hanya rutinitas tahunan sekolah untuk menerima murid baru. Tetapi bentuk upaya pemberian layanan terbaik untuk membantu memudahkan para orang tua yang putra putrinya akan meneruskan ke jenjang pendidikan berikutnya. Karena banyak dari para orang tua tersebut juga memiliki kesibukan.

Untuk menunjang penyelenggaraan SPMB 2026 Kota Batu yang transparan dan berintegritas Dindik Kota Batu telah melaksanakan Sosialisasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMP Negeri Tahun Ajaran 2026/2027. “Kita melibatkan seluruh Kepala Sekolah jenjang SD dan SMP, dan juga Kepala Desa, Lurah agar SPMB berintegritas 2026 bisa diwujudkan di Kota Batu,” ujar Alfi saat dikonfirmasi, Minggu (26/4).

Ia menjelaskan bahwa sosualisasi yang disampaikan berpedoman pada Surat Edaran KPK Nomor 7 Tahun 2014 tentang Pencegahan Korupsi dan Pengendalian Gratifikasi Dalam Penyelenggaraan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Selain itu juga ada Surat Edaran Wali Kota Batu Nomor : 700/ 4/ 35.79.300/ IX/2026 tentang pencegahan korupsi PPDB di Kota Batu.

Berita Terkait :  Pemuda Pancasila Kabupaten Malang Ajak Jaga Bersama Keamanan Wilayah, Buntut Bentrok di Blora Jateng

Dalam sosialisasi, Dindik menggandeng Inspektorat Kota Batu untuk memberikan materi penyuluhan anti korupsi. “Setelah sosialisasi, kità lanjutkan dengan penandatanganan Pakta Integritas sebagai komitmen tertulis untuk jujur, transparan, dan profesional dalam menjalankan tugas,” jelas Alfi.

Selain layanan SPMB, Dindik Kota Batu juga telah menyelenggarakan sosialisasi terkait pelayanan disabilitas di lingkungan pendidikan. Hal ini diwujudkan dengan adanya Unit Layanan Disabilitas (ULD).

Adapun sosualisasi adanya ULD ini disampaikan kepada perwakilan 1 guru dan 1 wali murid dari semua sekolah jenjang TK sampai SMP se-Kota Batu. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini dapat memberikan pelayanan pendidikan kepada anak-Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) yang ada di Kota Batu

Dindik juga membuka akses pendidikan setinggi-tingginya bagi pelajar yang hendak melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi. Hal ini menindaklanjuti visi MBATUSAE dimana Pemkot Batu mendorong program strategis 1000 Sarjana sebagai motor penggerak berbasis intelektualitas.

Program 1000 Sarjana ini juga menjadi harapan baru bagi perempuan di Kota Batu untuk meningkatkan emansipasjnya. Seperti dikatakan Ketua Tim Penggerak PKK Kota Batu, Fauziyah Nurochman yang menyatakan bahwa pendidikan adalah kunci utama agar perempuan Batu tidak hanya berdaya secara sosial. Namun juga bisa mandiri secara ekonomi dan relevan dengan tantangan global.

“Perjuangan RA Kartini dahulu adalah tentang hak pendidikan. Hari ini, Pemkot Batu mewujudkannya melalui akses beasiswa agar perempuan-perempuan kita mampu menembus batas, menjadi sarjana, dan kembali untuk membangun daerahnya,” ujar Siti Fauziyah.

Berita Terkait :  Ajak Masyarakat Kurangi Emisi Karbon, PLN Sukses Gelar PLN Electric Run 2024

Di Kota Batu, katanya, perempuan telah menunjukkan kiprah nyata di berbagai sektor. Dimulai dari pelaku UMKM, tenaga kesehatan, hingga pemimpin di berbagai tingkatan birokrasi. Karena itu penguatan kualitas SDM melalui pendidikan formal dan literasi digital menjadi fokus utama agar perempuan tetap kompetitif menuju Indonesia Emas 2045. [nas.wwn]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!