28 C
Sidoarjo
Monday, April 20, 2026
spot_img

Semangat Hari Kartini, Dinsos Jatim Dorong Perempuan Bangkit dan Mandiri

Pemprov Jatim, Bhirawa
Semangat Hari Kartini menjadi momentum untuk meneguhkan kembali peran perempuan sebagai sosok yang tangguh, berdaya dan mampu bangkit di tengah keterbatasan. Bagi Dinas Sosial (Dinsos) Jatim, makna perempuan terletak pada kemampuan mereka untuk tetap berdiri dan berjuang, bahkan dalam kondisi yang tidak mudah.

Kepala Dinsos Jatim, Dra Restu Novi Widani MM mengungkapkan, makna itu menjadi landasan kuat bagi Dinsos Jatim dalam merancang berbagai program pemberdayaan perempuan. “Perempuan yang tidak diberdayakan dalam situasi rentan beresiko memperparah lingkaran kemiskinan, yang pada akhirnya juga berdampak pada tumbuh kembang anak-anak dan kondisi sosial keluarga,” ungkapnya, Rabu (15/4).

Atas dasar itu, Dinsos Jatim menghadirkan beragam program yang berpihak pada perempuan. Salah satu yang menjadi perhatian adalah program Perempuan Tangguh Mandiri (Putri) Jawa Timur Sejahtera (Jawara) yang diluncurkan bertepatan dengan momentum Hari Kartini 2025. Melalui program ini, setiap perempuan penerima manfaat mendapatkan bantuan modal usaha senilai Rp 3 juta untuk mendukung kemandirian ekonomi keluarga.

Program ini merupakan bagian dari Kewirausahaan Inklusif Produktif (KIP) Jawara, yang mencakup tiga skema, yakni KIP Jawara, KIP Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) Jawara dan KIP Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Jawara. Kehadiran program ini menjadi bukti nyata bahwa pemberdayaan ekonomi perempuan menjadi salah satu fokus utama pembangunan kesejahteraan sosial di Jatim.

Berita Terkait :  Fasilitas Lengkap, Unigoro Jadi Lokasi SKD CPNS 2024

Tidak hanya itu, perhatian Dinsos Jatim juga menyentuh para ibu rumah tangga yang memiliki anak disabilitas. Para ibu diberikan bantuan agar tetap dapat berdaya secara ekonomi, sementara anak-anak mereka juga memperoleh dukungan melalui program Asistensi Sosial Penyandang Disabilitas (ASPD). Langkah ini dinilai penting mengingat kebutuhan dan pengeluaran keluarga dengan anak disabilitas relatif lebih besar.

Perhatian serupa juga diberikan kepada perempuan yang berada dalam kondisi lebih rentan, seperti ibu tunggal atau single mom, ibu dengan suami yang tidak lagi bekerja karena usia lanjut maupun sakit stroke, hingga ibu penyandang disabilitas. Mereka turut menerima bantuan modal usaha ekonomi produktif senilai Rp 1,5 juta, agar tetap memiliki kesempatan untuk mandiri dan meningkatkan taraf hidup keluarga.

Komitmen terhadap perempuan rentan juga diwujudkan melalui layanan UPT Rehabilitasi Sosial Bina Karya Wanita (RSBKW) Kediri. Unit ini berfokus pada rehabilitasi sosial bagi perempuan rawan sosial ekonomi dan wanita tuna susila. Berbagai layanan diberikan secara gratis, mulai dari bimbingan keterampilan hingga penguatan mental dan sosial, agar para perempuan tersebut mampu kembali mandiri dan berdaya di tengah masyarakat.

Tak hanya UPT RSBKW Kediri, 29 UPT dan Balai Dinsos Jatim juga turut memberikan perhatian besar kepada perempuan. Hal ini terbukti dari data yang mencatat sebanyak 1.445 perempuan hingga saat ini masih mendapatkan layanan rehabilitasi sosial serta pemberdayaan di berbagai UPT dan balai milik Dinsos Jatim. Angka ini menjadi bukti nyata bahwa semangat pemberdayaan perempuan terus dihadirkan secara luas dan berkelanjutan.

Berita Terkait :  KPI - MUI Sinergi Pantau Siaran di Bulan Ramadan 1447 H

Dinsos Jatim aktif bersinergi dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Kependudukan (DP3AK) Jatim dalam pembinaan pengemudi ojek online perempuan. Dalam kolaborasi ini, DP3AK memberikan pembinaan dan pelatihan, sementara Dinsos Jatim mendukung melalui bantuan sosial sebagai penguat usaha dan kesejahteraan mereka.

Dalam semangat Hari Kartini, Novi berpesan untuk perempuan agar selalu mengikuti perkembangan zaman, khususnya dalam penguasaan teknologi, namun tetap menjaga keseimbangan antara kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual.

”Perempuan masa kini tidak cukup hanya cakap secara teknologi, tetapi juga memiliki IQ, EQ, dan SQ yang berkembang secara seimbang, sehingga mampu menjadi pribadi yang tangguh, bijak, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” pesannya.

Semangat Kartini adalah tentang perempuan yang terus bergerak maju, berani, mandiri, dan tetap menjadi cahaya bagi keluarga serta masyarakat. [rac.fen]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!