27 C
Sidoarjo
Wednesday, April 15, 2026
spot_img

Suyadi Pimpin Aksi Damai Desak Media Klarifikasi Pemberitaan Surya Paloh

Kota Malang, Bhirawan
Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Malang Raya yang meliputi Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu menggelar aksi damai sekaligus press release di Kantor DPD Partai NasDem Kota Malang, Perum Sukun Pondok Indah Blok A-1, Kecamatan Sukun, Rabu (15/4/2026). Aksi tersebut merupakan tindak lanjut atas laporan utama majalah Tempo edisi 13-16 April 2026 yang menyoroti Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh.

Kegiatan yang dimulai pukul 12.00 WIB itu diawali dengan sambutan dari anggota DPRD Kabupaten Malang, Sodiqul Amin, yang menyampaikan keprihatinan atas pemberitaan tersebut. Ia menilai, pemberitaan yang berkembang telah memunculkan beragam spekulasi di kalangan kader maupun masyarakat.

“Kami prihatin terhadap pemberitaan yang berkembang. Banyak kader di daerah mempertanyakan kebenaran informasi yang beredar, termasuk isu terkait partai yang disebut-sebut akan dijual atau diakuisisi. Hal ini tentu menimbulkan kegelisahan,” ujarnya dalam orasi damai.

Selanjutnya, Ketua DPD Partai NasDem Kota Malang, Dr. Suyadi, didampingi sekretaris DPD, menyampaikan sikap resmi NasDem Malang Raya terhadap pemberitaan tersebut. Ia menegaskan bahwa partainya tetap menghormati kebebasan pers sebagai bagian penting dari demokrasi.

“Partai NasDem menegaskan bahwa kritik adalah bagian dari demokrasi dan tetap menghormati kebebasan pers, namun harus berlandaskan prinsip akurat, bertanggung jawab, dan beretika,” tegasnya.

Namun demikian, DPD NasDem Malang Raya menilai bahwa penyajian visual dan isi pemberitaan Tempo terhadap Surya Paloh dianggap merendahkan dan berpotensi membentuk opini publik yang bias.

Berita Terkait :  Forum Wartawan Kementerian Pekerjaan Umum Desak Staf Tenaga Ahli Menteri Bidang Media Mundur

“Penyajian visual dan isi pemberitaan terhadap Ketua Umum kami dinilai sebagai bentuk penghinaan dan merendahkan martabat, serta berpotensi menyesatkan opini publik,” lanjutnya.

Menurutnya, media harus tetap menjaga etika jurnalistik dan menyampaikan informasi secara akurat dan bertanggung jawab. Meski demikian, NasDem tetap terbuka terhadap kritik selama disampaikan secara substansial dan berintegritas.

“Kami terbuka terhadap kritik, selama disampaikan secara substansial, sopan, dan dewasa. Kritik adalah bagian dari demokrasi, namun harus tetap menjaga etika,” ujarnya.

Selain itu, NasDem Malang Raya juga menyatakan dukungan terhadap langkah hukum yang ditempuh oleh Dewan Pimpinan Pusat Partai NasDem, termasuk pelaporan kepada Dewan Pers jika diperlukan.

“NasDem Malang Raya mendukung upaya permintaan pertanggungjawaban kepada Tempo, termasuk pelaporan ke Dewan Pers serta langkah hukum terkait dugaan pencemaran nama baik,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Suyadi juga menyoroti penggunaan karikatur dalam pemberitaan yang dinilai kurang tepat karena menyangkut marwah pribadi Ketua Umum.

“Gambarnya Pak Ketum dibuat dalam bentuk karikatur memang menarik, tetapi karena menyangkut marwah perorangan, tentu kurang nyaman. Kami berharap Tempo dapat memberikan klarifikasi secara terbuka,” katanya.

Meski demikian, DPD NasDem Malang Raya menegaskan bahwa aksi yang dilakukan bersifat damai dan tidak mengarah pada tindakan anarkis. Mereka juga menekankan pentingnya menjaga soliditas kader di tengah dinamika politik.

“Kami tidak ingin terprovokasi. Justru ini momentum untuk memperkuat soliditas kader. Kekuatan partai bukan hanya pada nama besar, tetapi pada struktur hingga tingkat akar rumput,” tambahnya.

Berita Terkait :  Gubernur Khofifah dan Konjen Jepang Perkuat Kerjasama Peningkatan SDM Penanggulangan Bencana

DPD NasDem Malang Raya juga menyatakan akan menunggu arahan dari DPP Partai NasDem serta kemungkinan koordinasi dengan organisasi profesi seperti Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dalam menyikapi persoalan tersebut.

Aksi damai tersebut berlangsung tertib dengan diikuti kader NasDem dari Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu. Para peserta aksi berharap Tempo segera memberikan klarifikasi resmi guna mengakhiri spekulasi yang berkembang di masyarakat. [mut.hel]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!