29 C
Sidoarjo
Wednesday, April 15, 2026
spot_img

Menuju Kemandirian Ekonomi, Bupati Pasuruan Adopsi Skema Bisnis Pasar Nasional


Kab Pasuruan, Bhirawa
Pemkab Pasuruan menunjukkan komitmen kuat dalam memperkuat sendi ekonomi kerakyatan melalui modernisasi pasar tradisional.

Sebagai langkah konkret, otoritas daerah tengah menyiapkan transformasi besar guna merombak sistem pengelolaan pasar menuju manajemen yang lebih mandiri, profesional dan akuntabel.

Langkah strategis tersebut di awali dengan kunjungan kerja ke DKI Jakarta untuk menyerap skema bisnis sukses yang telah diterapkan oleh perusahaan daerah berskala nasional.

Agenda studi banding tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Pasuruan, HM Rusdi Sutejo, yang bertekad membawa perubahan signifikan pada infrastruktur perdagangan di wilayahnya.

Bupati yang akrab disapa Mas Rusdi mengaku ide itu terinspirasi dengan inovasi pemanfaatan ruang publik di pasar-pasar Jakarta.

Salah satu yang menjadi sorotan adalah optimalisasi area atap (rooftop) menjadi fasilitas olahraga komersial yang produktif.

“Kita tidak menyangka bahwa pasar bisa jadi tempat bulu tangkis yang disewakan, kemudian tempat futsal atau bahkan yang terbaru padel,” ujar Mas Rusdi dalam keterangannya, Rabu (15/4).

Saat ini, pengelolaan pasar di Kabupaten Pasuruan masih berada sepenuhnya di bawah kendali Dinas Koperasi dan Perdagangan (Diskoperindag).

Kondisi itulah dinilai kurang fleksibel karena sangat bergantung pada suntikan dana APBD. Sehingga, perbaikan sarana dan prasarana sering kali terhambat prosedur birokrasi anggaran yang panjang.

Perubahan status pengelolaan menjadi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) dipandang sebagai solusi jitu.

Berita Terkait :  Pedagang Kaos Timnas Raup Rezeki dari Antusiasme Suporter U-23 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo

Dengan menjadi Perumda, pasar akan memiliki fleksibilitas keuangan untuk melakukan revitalisasi secara mandiri tanpa harus selalu menunggu ketetapan anggaran tahunan.

“Dan di tempat kita ini, pasar masih belum bisa mandiri. Maka kita belajar terkait fleksibilitas pengelolaan keuangan yang bisa kita aplikasikan di tempat kita,” imbuh Mas Rusdi.

Selain bicara soal tata kelola, dalam kunjungan tersebut Mas Rusdi juga mempromosikan potensi besar Kabupaten Pasuruan sebagai penghasil susu segar terbesar kedua di Jawa Timur serta berbagai komoditas sayuran dan telur.

Saat ini, Pemkab Pasuruan membidik peluang kerja sama pemasaran produk lokal ke pasar Jakarta sebagai target jangka panjang. Ikhtiar itu diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan para peternak dan petani di Pasuruan secara berkelanjutan.

Melalui modernisasi pasar tradisional ini, Pemkab Pasuruan berharap dapat menciptakan ekosistem perdagangan yang sehat, di mana pasar tidak hanya menjadi tempat transaksi, namun juga pusat inovasi yang mampu memberikan kemaslahatan bagi ekonomi daerah.

“Syukur-syukur nanti produk-produk dari tempat kita bisa dijual di Jakarta melalui kerja sama yang kita bangun ini,” jelas Mas Rusdi. [hil.gat]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!