26 C
Sidoarjo
Monday, March 30, 2026
spot_img

“No Kings,” Anti Trump

Demo terbesar dalam sejarah Amerika Serikat (AS), masif dilakukan rakyat menentang Presiden Trump. Terutama kebijakan Trump dalam perang membela Israel melawan Iran. Demo diikuti setidaknya delapan juta rakyat, di 50 negara bagian AS. Di beberapa kota besar suasana bagai perang antara pengunjukrasa dengan Polisi. Menjadi gerakan nasional, dengan tema utama “No Kings.” Tidak ada raja di AS. Trump hanya Presiden yang kekuasaannya dibatasi konstitusi, dan tunduk pada keputusan Kongres.

Pemerintah RI juga telah mengecam keras serangan Israel ke Lebanon. Karena menyasar Satgas United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL), yang dibawahkan PBB. Seorang prajurit TNI, (Praka) Farizal Rhomadhon, asal DIY, gugur sebagai syahid. Dua rekannya terluka. Membuktikan serangan Amerika-Israel, menyasar sembarang target.

Berbagai koran kesohor “mengawal” demo besar Anti-Trump, bagai breaking news. Terutama The Washinton Post, dan New York Times. Terdapat spanduk paling besar yang diangkat tinggi-tinggi, bertuliskan, “Money for People’s Needs Not The War Machine.” (Uang untuk kebutuhan rakyat bukan untuk perang). Demo juga terjadi berbarengan di kota-kota besar Eropa (Madrid, Amsterdam, dan Roma.

Di berbagai media sosial, rakyat Indonesia mendukung demo rakyat AS. Terutama di TikTok, dan Instagram, sampai ratusan ribu tanda suka. Begitu pula berbagai komentar, termasuk di facebook, memperoleh dukungan komentar positif (setuju). Gambar-gambar video demo di New York, Washington, Philadelpia, Sandiego, dan Boston, menjadi viral. Bahkan terdapat narasi Trump bakal diusir dari Amerika (sumber fb @nandasastra).

Berita Terkait :  Targetkan 2026 Tak Lagi Sediakan Kantong Plastik Sekali Pakai

Dukungan terhadap Iran, dinyatakan oleh PBNU (Pengurus Besar Nahdlatul Ulama), dengan menerbitkan Surat Instruksi tentang Pembacaan Qunut Nazilah, ditujukan kepada segenap Nahdliyin. Segera (sehari) setelah Amerika-Israel mem-bombardir Teheran, Iran. Serangan mendadak pertama, menyasar kediaman pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei yang sekalgus gugur sebagai syahid.

Namun eloknya, untuk pertama kalinya setelah ishlah (berbaikan), instruksi ditandatangani oleh 4 pimpinan utama. Yakni, Rais Aam, Katib Aam, Ketum, dan Sekjen. Bahkan viral pula pernyataan KH Afifuddin Muhadjir (dikenal sebagai ahli fiqih level global), tentang “musuh besar, dan musuh kecil.” Bisa jadi, sebagian muslim bermusuhan dengan kaum Syiah (mayoritas rakyat Iran) dalam hal percabangan akidah. Tergolong permusuhan kecil.

Sampai disimpulkan, tidak masalah warga NU mendukung umat Syiah dalam konteks kenegaraan (Iran). Bahkan sampai ujung kesimpulan, “daripada mendukung Amerika lebih baik mendukung Iran.” Pernyataan KH Afifuddin Muhadjir, sangat viral. Sekaligus melegakan kaum Nahdliyin. Karena beberapa elit-nya (PBNU) dituding dekat dengan Israel. KH Afifuddin Muhadjir, adalah Wakil Rais Aam Syuriyah PBNU.

Di negeri sendiri Trump juga menghadapi problem politik sangat parah. Seiring demo besar yang masif di AS, popularitasnya merosot, tinggal 36%. Sebelumnya Mahkamah Agung AS (Supreme Court of The United States, sering disingkat SCOTUS), juga “mengadili” Trump. MA-AS, membatalkan kebijakan tarif tinggi kepada berbagai negara, sampai ada persetujuan Kongres. Artinya, Agreement on Reciprocal Trade (ART), belum bisa diberlakukan, sampai terbit persetujuan Kongres AS.

Berita Terkait :  Polres Batu Kota Periksa Ponsel Seluruh Anggota Dari Judi Online

Keputusan SCOTUS sama persis dengan amanat konstitusi Indonesia. UUD-RI pada pasal 11 ayat (2), menyatakan, “Presiden dalam membuat perjanjian internasional lainnya yang menimbulkan akibat yang luas dan mendasar bagi kehidupan rakyat yang terkait dengan beban keuangan negara, … harus dengan persetujuan Dewan Perwakilan Rakyat.”

Gerakan “No Kings,” kini menjadi model demo di AS, yang paling ditakuti. Karena bisa melibatkan jutaan pengunjukrasa. Menjadi pertanda kebangkitan rakyat, tidak takut melawan tirani.

——— 000 ———

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!