30 C
Sidoarjo
Friday, May 1, 2026
spot_img

Buang Sampah Sembarangan, Wali Kota Mojokerto Wanti-wanti Adanya Bencana Banjir

Kota Mojokerto, Bhirawa
Masalah sampah di Kota Mojokerto menjadi masalah yang pelik. Pasalnya di kota Kecil yang diwilahnya hanya sekitar 16,47 Km2. Namun penduduknya padat mencapai 140 juta lebih.

Sehingga sampah rumah tangga terus menumpuk mencapai 60 sampai 90 ton/ hari. 60 ton berhasil di kelolah di TPA, sedangkan 30 ton masih menjadi residu.

Hal inilah yang membuat Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, selalu mengingatkan masyarakat diberbagai kesempatan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana banjir serta selalu menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan.

Sebagaimana disampaikan saat saat kegiatan Safari Tarawih di Masjid Baiturohim, Jalan Raya Pulorejo, Rabu (11/3) malam. Ning Ita sapaan wali kota menjelaskan bahwa saat ini wilayah Jawa Timur, termasuk Kota Mojokerto, berada pada status siaga 1 berdasarkan informasi dari BMKG.

Kondisi tersebut menunjukkan adanya potensi bencana yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

“Jawa Timur saat ini dalam kondisi siaga, artinya potensi bencana bisa terjadi kapan saja. Kota Mojokerto yang dikelilingi sungai memiliki salah satu ancaman utama berupa banjir,” terangnya.

Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan, terutama dengan tidak membuang sampah ke sungai maupun selokan yang dapat menghambat aliran air.

“Jangan sampai sampah dibuang ke sungai atau selokan. Sampah rumah tangga harus dikelola dengan baik agar tidak menimbulkan masalah dan memperparah potensi banjir,” tegasnya.

Berita Terkait :  Enam Petahana di Jawa Timur Tumbang

Selain mengingatkan kewaspadaan bencana, Ning Ita juga mengajak warga untuk terus menjaga budaya gotong royong dan kebersihan lingkungan.

Ia menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Mojokerto akan kembali melakukan penilaian program lingkungan di tingkat RT. RT yang berhasil menjaga kebersihan lingkungan dan pengelolaan sanitasi dengan baik berkesempatan mendapatkan penghargaan berupa hadiah sebesar Rp20 juta.

“Silakan rutin melakukan kerja bakti dan memastikan pengelolaan sampah rumah tangga serta sanitasi air tetap terjaga. RT terbaik nanti akan mendapatkan hadiah sebesar 20 juta rupiah,” jelasnya.

Sebagai penutup, Ning Ita juga menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada masyarakat apabila selama memberikan pelayanan masih terdapat kekurangan. Ia sekaligus mengundang masyarakat untuk bersilaturahmi pada momen Idulfitri di rumah dinas wali kota yang terbuka bagi seluruh warga.

“Jika selama kami memberikan pelayanan ada kekurangan, saya mohon maaf lahir dan batin. Pada 1 Syawal nanti kami open house dari pagi hingga malam, masyarakat dipersilakan untuk datang,” pungkasnya.

Pada kesempatan ini Ning Ita juga menyalurkan bantuan hibah sebesar 35 juta rupiah serta mentasyarufkan zakat mal nya dan membagikan bingkisan. [min,oky.dre]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!