27 C
Sidoarjo
Sunday, March 22, 2026
spot_img

Jaga Harga Pangan dan Inflasi di Jatim, Puspa Agro Gelar Operasi Pasar Ramadan 2026

Sidoarjo, Bhirawa.
Pasar Induk Puspa Agro bekerjasama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Sidoarjo menggelar operasi pasar selama Bulan Ramadan 2026. Langkah ini sejalan dengan upaya Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang sejak awal 2026 gencar menggelar pasar murah dan operasi pasar untuk menahan kenaikan harga beras, gula, dan minyak goreng yang berpotensi memicu lonjakan inflasi menjelang Ramadan dan Idulfitri.

“Selama Bulan Ramadan 1447 H ini kami ikut menggelar Bazar Ramadan selama10 hari. Kegiatan ini dilakukan di 10 titik yang ada di Kab Sidoarjo selama di Bulan Ramadan ini,” ujar Direktur Utama (Dirut) PT Puspa Agro, M.Diah Agus Muslim, Rabu (25/02/2026).

Dalam program Bazar Ramadan tersebut, Puspa Agro memfokuskan penjualan pada sejumlah komoditas utama yang paling banyak dikonsumsi rumah tangga selama puasa, yakni beras, gula pasir, dan minyak goreng.

Dalam banyak gelaran pasar murah Pemprov Jatim jelang Ramadan, harga beras medium kerap dipatok sekitar Rp11.000 per kilogram, beras premium sekitar Rp14.000 per kilogram, gula pasir sekitar Rp14.000-Rp17.500 per kilogram, dan minyak goreng sekitar Rp13.000-Rp19.000 per liter, atau umumnya di bawah harga pasar reguler.

Dalam kesempatan itu, Agus Muslim menjelaskan, produk-produk yang disiapkan untuk dijual dalam Program Bazar Ramadan oleh pihaknya diantaranya beras, gula dan minyak. “Harga produk-produk tersebut di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET),” ujarnya menambahkan.

Berita Terkait :  Tausiyah di Hadapan 12.000 Jamaah Ikatan Haji Muslimat NU Bojonegoro, Khofifah Ajak Tidak Berhenti Mencari Ilmu

Dengan menjual di bawah HET, Bazar Ramadan Puspa Agro diharapkan bisa menjadi rujukan harga di lapangan sehingga pedagang tidak menaikkan harga secara berlebihan. Skema ini juga membantu rumah tangga berpendapatan rendah di Sidoarjo untuk tetap bisa mengakses kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau selama Ramadan.

Terkait jadwal Pasar Murah Ramadan yang digelar oleh PT Puspa Agro dilaksanakan mulai Hari Rabu, 25 Februari – Kamis, 12 Maret 2026. Acara ini diselenggarakan di tiap-tiap kantor Kecamatan yang ada di Kabupaten Sidoarjo.

Diantaranya di Kantor Kecamatan Buduran, pada hari Rabu, 25 Februari, di Kantor Kecamatan Sidoarjo pada Kamis 26 Februari dan terakhir dilakukan di Kantor Kecamatan Waru pada Hari Kamis, 12 Maret 2026.

Perlu diketahui, sepanjang 2025, inflasi Jawa Timur tercatat 2,93 persen secara tahunan, sedikit lebih tinggi dari inflasi nasional yang sebesar 2,92 persen namun masih dalam kisaran sasaran inflasi pemerintah.

Kepala BPS Jawa Timur menyebut capaian tersebut menandakan stabilitas harga di daerah relatif terjaga meski ada tekanan dari komoditas pangan seperti cabai dan emas perhiasan pada akhir tahun.

Pada Maret 2025, menjelang periode Ramadan tahun lalu, Jawa Timur mencatat inflasi year?on?year sebesar 0,77 persen dengan Indeks Harga Konsumen 107,43, dan salah satu pendorong inflasi adalah kelompok makanan dan minuman.

Pola ini menunjukkan bahwa momen menjelang dan selama Ramadan selalu menjadi periode yang sensitif terhadap gejolak harga pangan, terutama beras, gula, minyak goreng, dan bahan pokok lain.

Berita Terkait :  Mahasiswa Ubaya Ciptakan Boneka Edukasi Seksual "Sentasi"

Dalam kesempatan itu, Agus Muslim mengakatan, jika semangat yang dibawa oleh Puspa Agro sebagai salah satu Perusahaan Pelat Merah adalah ikut membantu kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam pengendalian harga pasar selama Bulan Ramadan.

“Kami juga ingin ikut menjaga inflasi di daerah Jawa Timur selama Bulan Ramadan dan ikut membantu mencukupi masyarakat muslim yang sedang beribadah dengan baik selama Bulan Puasa,” paparnya.

Inflasi yang terkendali memiliki dampak langsung pada daya beli masyarakat, terutama di sektor pangan yang porsi pengeluarannya besar bagi rumah tangga berpendapatan menengah bawah.

Ketika harga beras, gula, dan minyak goreng bisa ditekan melalui operasi pasar, beban pengeluaran keluarga untuk kebutuhan pokok selama sahur dan berbuka menjadi lebih ringan, sehingga ruang untuk pengeluaran lain seperti pendidikan atau transportasi tetap terjaga.

Bazar Ramadan yang digelar di 10 titik di Kabupaten Sidoarjo juga membuat akses masyarakat terhadap bahan pokok murah lebih merata, tidak hanya terpusat di satu lokasi pasar induk.

Di tingkat regional, rangkaian operasi pasar oleh Pemprov Jatim dan BUMD pangan seperti Puspa Agro memberi kontribusi tambahan untuk menjaga inflasi tetap berada di kisaran target, sembari mendukung stabilitas ekonomi daerah sepanjang 2026.[aya,kus.ca]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow
spot_img

Berita Terbaru

error: Content is protected !!