25 C
Sidoarjo
Tuesday, February 3, 2026
spot_img

‘Dalan Anyar’ JLS Rempi Kota Kediri Ruang Publik yang Gerakkan UMKM

Kota Kediri, Bhirawa
Jalan Lintas Sumber Rempi (JLS Rempi) di Kelurahan Betet, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, kini berkembang tidak hanya sebagai jalur penghubung wilayah, tetapi juga sebagai ruang publik yang menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat. Perkembangan tersebut ditandai dengan tasyakuran “Dalan Anyar” yang digelar warga setempat, Minggu (25/1).

Camat Pesantren Kota Kediri, Judy Kuntjoro, mengatakan ramainya aktivitas di JLS Rempi berawal dari kebiasaan masyarakat yang memanfaatkan kawasan tersebut sebagai tempat berkumpul pada sore hari. Seiring waktu, aktivitas tersebut memunculkan potensi ekonomi yang kemudian berkembang secara alami.

“Setiap sore kawasan JLS Rempi memang selalu ramai. Awalnya hanya untuk nongkrong dan ngopi, tetapi dari situ muncul potensi ekonomi yang berkembang,” kata Judy.

Ia menegaskan bahwa kegiatan tasyakuran tersebut murni merupakan inisiatif masyarakat sebagai bentuk rasa syukur atas peningkatan infrastruktur jalan sekaligus upaya mendorong ekonomi kreatif warga. Pemerintah kecamatan dan kelurahan, kata dia, hanya berperan memfasilitasi agar kegiatan dapat berjalan tertib dan berkelanjutan.

Antusiasme warga terlihat dari keterlibatan sekitar 115 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang meramaikan kegiatan tersebut. Para pelaku UMKM tidak hanya berasal dari Kelurahan Betet, tetapi juga dari wilayah lain di Kecamatan Pesantren, sehingga dampak ekonomi yang ditimbulkan bersifat lintas wilayah.

Melihat potensi tersebut, pihak kecamatan berencana mengusulkan pemanfaatan JLS Rempi sebagai lokasi kegiatan Car Free Day (CFD) setiap Minggu pagi. Usulan tersebut akan disampaikan kepada Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, dengan rencana pelaksanaan pukul 06.00 hingga 09.00 WIB.

Berita Terkait :  Kapolres Malang Berikan Sarana dan Modal Usaha Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan

“Ini merupakan bentuk fasilitasi pemerintah terhadap aspirasi masyarakat,” ujarnya.

Aktivitas warga di “Dalan Anyar” Jalan Lintas Sumber Rempi (JLS Rempi) di Kelurahan Betet, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri.

Judy menambahkan, pengelolaan kegiatan di kawasan JLS Rempi ke depan akan dilakukan secara terstruktur melalui kelurahan dan panitia yang dibentuk. Aspek kebersihan menjadi perhatian utama mengingat lokasi berada di sekitar area persawahan.

Selain aktivitas UMKM, masyarakat juga didorong untuk menghadirkan berbagai agenda kreatif, seperti pertunjukan musik, lomba mewarnai anak, dan kegiatan komunitas lainnya agar kawasan tersebut tetap hidup dan tidak monoton.

Inisiatif warga Betet tersebut dinilai menjadi contoh sinergi antara masyarakat dan Pemerintah Kota Kediri. Infrastruktur yang dibangun pemerintah tidak hanya meningkatkan konektivitas wilayah, tetapi juga membuka ruang tumbuhnya ekonomi lokal berbasis partisipasi masyarakat.[van.nov.ca]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru