24 C
Sidoarjo
Wednesday, February 4, 2026
spot_img

East Java Heritage Expo 2025 Eksplorasi Warisan Kejayaan Jawa Timur


Pemprov, Bhirawa
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur kembali menggelar East Java Heritage Expo (EJHE) 2025, sebuah ajang tahunan yang menjadi wadah pertemuan pelestari sejarah, pemerhati budaya, serta masyarakat umum dalam upaya menjaga dan memperkenalkan kembali kekayaan warisan budaya Jawa Timur. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai 4 hingga 6 November 2025 di Taman Krida Budaya, Kota Malang.

Mengusung tema “Eksplorasi Warisan Kejayaan Jawa Timur,” EJHE 2025 menghadirkan berbagai kegiatan edukatif dan inspiratif yang menyoroti perjalanan sejarah panjang Jawa Timur, mulai dari masa prasejarah, klasik, kolonial, hingga periode kemerdekaan.

Rangkaian acara meliputi pameran museum dan cagar budaya yang diikuti oleh 16 museum serta dua komunitas pelestari budaya. Selain itu, digelar seminar sejarah dan cagar budaya menghadirkan dua narasumber ahli, yakni Dr. Deny Yudo Wahyudi, S.Pd., M.Hum dari Departemen Sejarah Universitas Negeri Malang dan Akhmad Ryan Pratama, S.Hum., M.A. dari Prodi Pendidikan Sejarah FKIP Universitas Jember.

Kegiatan juga dimeriahkan dengan lomba fotografi bertema heritage yang terbuka untuk umum serta Grand Final Lomba Penulisan Sejarah Lokal Tahun 2025 yang menampilkan lima finalis siswa SMA/MA sederajat. Para finalis akan mempresentasikan karya tulis mereka di hadapan dewan juri.

Acara resmi dibuka melalui Opening Ceremony pada 4 November pukul 18.00 WIB dan akan ditutup dengan Closing Ceremony pada 6 November pukul 19.00 WIB.

Berita Terkait :  Gelar Dialog Dokter Amin, Bahas Permasalahan Pendidikan

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur Evy Afianasari menyampaikan bahwa penyelenggaraan EJHE 2025 bukan hanya sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum penting untuk memperkuat identitas dan karakter bangsa melalui pelestarian sejarah dan budaya.

“Tugas kita bukan hanya menjaga benda bersejarah, tetapi juga menanamkan nilai-nilai budaya kepada generasi muda agar bangga terhadap warisan daerahnya,” ujarnya.

Pada penyelenggaraan tahun 2023 lalu, kegiatan serupa berhasil menarik lebih dari 19.500 pengunjung dan diikuti 20 instansi dari berbagai museum serta lembaga kebudayaan. Capaian tersebut menjadi motivasi bagi penyelenggara untuk menghadirkan EJHE 2025 dengan konsep yang lebih interaktif dan edukatif.

Dengan kolaborasi antara pemerintah, akademisi, komunitas, dan masyarakat, East Java Heritage Expo diharapkan menjadi ruang pembelajaran publik yang menyenangkan sekaligus memperkokoh jati diri kebudayaan Jawa Timur di tengah modernisasi zaman. [rac.wwn]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru