30.4 C
Sidoarjo
Thursday, May 7, 2026
spot_img

60 Pengurus PPDI Bojonegoro Dilantik, Siap Bersinergi Bangun Desa

Bojonegoro, Bhirawa
Sebanyak 60 perwakilan perangkat desa dari seluruh kecamatan di Kabupaten Bojonegoro resmi dilantik dan dikukuhkan sebagai Pengurus Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Bojonegoro periode 2025-2030.

Pelantikan digelar di Pendopo Malowopati, Senin (27/10) dan dihadiri Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono bersama Wakil Bupati Nurul Azizah. Turut hadir jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua PPDI Jawa Timur Sutoyo. M Muslih, Dewan Penasehat PPDI Bojonegoro Budi Irawanto, serta perwakilan PPDI dari kabupaten tetangga seperti Tuban, Lamongan, Nganjuk, Ngawi, Blora, dan Madiun. Hadir pula unsur KPU, Bawaslu, pimpinan BUMN/BUMD, perbankan, dan organisasi perangkat desa seperti PKDI, Pardasi, Abpednas, serta For Sekdes.

Ketua PPDI Jawa Timur Sutoyo, M Muslih melantik para Ketua dan Pengurus PPDI. Dalam sambutannya menegaskan, PPDI merupakan wadah perjuangan bagi seluruh perangkat desa dalam memperkuat sinergi antarwilayah.

”PPDI hadir untuk membangun jaringan antar desa dari tingkat kecamatan hingga provinsi. Bojonegoro dengan 28 kecamatan adalah kabupaten besar dan strategis. Dengan kepemimpinan Bupati Setyo Wahono dan Wakil Bupati Nurul Azizah, kami melihat perhatian besar terhadap kemaslahatan perangkat desa,” ujarnya.

Sutoyo berpesan agar para pengurus yang baru dilantik mampu mengemban amanah dengan serius dan penuh tanggung jawab demi kemajuan bersama.

Kepala Bakorwil II Bojonegoro, Agung Subagyo yang hadir mewakili Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menyampaikan, desa merupakan ujung tombak kebijakan pemerintah yang paling dekat dengan masyarakat. Menurutnya, peningkatan profesionalisme perangkat desa menjadi kunci keberhasilan pembangunan desa.

Berita Terkait :  Diskominfo Jatim Beri Edukasi Mahasiswa Etika Gunakan AI

”PPDI bukan hanya organisasi profesi, melainkan rumah besar bagi perangkat desa dalam memperjuangkan kapasitas, kesejahteraan, dan martabat aparatur pemerintah desa,” tutur Agung.

Agung menambahkan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur berkomitmen memperkuat kapasitas perangkat desa melalui peningkatan kompetensi digital, kesejahteraan, dan inovasi berbasis teknologi.

Sementara itu, Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi antarorganisasi perangkat desa untuk membangun desa yang mandiri dan sejahtera.

”Apapun organisasinya, semuanya harus bersinergi dan berkolaborasi membangun desa masing-masing. PPDI memiliki peran strategis membantu kepala desa dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Bupati.

Bupati juga mengingatkan pentingnya profesionalisme perangkat desa sebagai pelayan publik dan penjaga validitas data masyarakat. Perangkat desa menjadi garda terdepan pemerintahan. Data yang akurat dan valid menjadi dasar penting bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan yang tepat sasaran. Jangan sampai salah sasaran karena kesalahan data,” tegasnya. [bas.fen]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!