28 C
Sidoarjo
Tuesday, June 2, 2026
spot_img

319 Siswa SMK Dr Soetomo Diwisuda, 15 Persen Langsung Terserap Industri


Sebanyak 12 Lulusan SMK Dr Soetomo Lolos PTN Jalur SNBP
Surabaya, Bhirawa
Sebanyak 319 siswa SMK Dr Soetomo Surabaya diwisuda pada tahun ajaran 2025/2026. Para lulusan tersebut berasal dari berbagai kompetensi keahlian, mulai Perhotelan, Akuntansi, Pemasaran atau Bisnis Retail, Produksi Film hingga Multimedia.

Wakil Kepala Kesiswaan SMK Dr Soetomo Surabaya, Supardi mengatakan, sebagian lulusan telah terserap di dunia usaha dan dunia industri (DUDI) bahkan sebelum kelulusan diumumkan. Saat ini, sekitar 15 persen lulusan baru telah diterima bekerja di sejumlah perusahaan dan industri.

“Sebagian siswa sudah ada yang masuk industri. Untuk lulusan tahun ini sekitar 15 persen sudah terserap DUDI,” ujar Supardi, Selasa (2/6).

Selain bekerja, sejumlah lulusan juga berhasil melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi negeri (PTN). Tercatat sebanyak 12 siswa diterima melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP).

Ia berharap para lulusan tetap menjaga nama baik sekolah, baik saat melanjutkan pendidikan maupun ketika bekerja di industri. Menurutnya, keberhasilan siswa di dunia kerja juga menjadi cerminan kualitas sekolah.

“Harapannya anak-anak tetap komitmen membawa nama besar Smekdor. Ketika mereka diterima di DUDI, secara otomatis juga membawa nama sekolah,” katanya.

Supardi menambahkan, masa tunggu lulusan untuk masuk dunia kerja relatif singkat. Rata-rata lulusan hanya membutuhkan waktu paling lama tiga bulan untuk mendapatkan pekerjaan.

Berita Terkait :  Ramadan, Lapar dan Ketimpangan

Sementara itu, pada tahun ajaran baru mendatang, SMK Dr Soetomo Surabaya menyiapkan 14 kelas dengan jumlah siswa sekitar 30 hingga 34 siswa per kelas. Penerimaan siswa baru disesuaikan dengan minat dan jumlah pendaftar dari masyarakat.

Adapun jurusan yang paling banyak diminati calon siswa yakni Bisnis Retail atau pemasaran dan perhotelan. Masing-masing jurusan dibuka sebanyak tiga kelas.

Menurut Supardi, lulusan jurusan bisnis retail memiliki peluang kerja yang besar karena banyak terserap di pusat perbelanjaan maupun toko modern. Sedangkan untuk jurusan perhotelan, banyak siswa yang langsung mendapatkan tawaran kerja saat menjalani program magang di hotel.

“Anak-anak magang langsung ditawari bekerja dari hotel. Karena kepercayaan masyarakat Surabaya juga cukup tinggi terhadap kompetensi siswa kami,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, siswa-siswa kompeten dari jurusan perhotelan juga ditempatkan magang di hotel berbintang tiga hingga empat.

Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Surabaya, SMK Dr Soetomo Surabaya juga membuka program khusus biaya pendidikan mulai 31 Mei hingga 12 Juni 2026. Dalam program tersebut, calon siswa cukup membayar Rp1,5 juta yang sudah mencakup tiga stel seragam, sepatu, serta SPP bulan Juni.

“Biasanya biaya masuk sekitar Rp2 juta sampai Rp3,5 juta. Program ini sebagai bentuk dukungan bagi masyarakat,” jelasnya.

Selain itu, pada tahun lalu sekolah tersebut juga terlibat dalam program Pemuda Tangguh yang didukung Pemerintah Kota Surabaya. Sebanyak 350 siswa dari kelas 1 hingga kelas 3 mendapatkan fasilitas sekolah gratis melalui pembiayaan dari Pemkot Surabaya. [ina.kt]

Berita Terkait :  Wagub Jatim Hadiri Rakerwil BEM SI Kerakyatan di Kabupaten Madiun

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!