28.7 C
Sidoarjo
Sunday, October 18, 2026
spot_img

2.916 Pasangan Mendaftar, ASHA IVF Indonesia Gelar Hope Festival 400 Pasangan di Surabaya

Surabaya, Bhirawa. – Memperingati ulang tahun Ke-4, ASHA IVF Indonesia menggelar Hope festival, festival edukasi dan pendampingan fertilitas di Grand Ballroom Vasa Hotel, Minggu (18/10). Dari 2.916 pasangan dari berbagai daerah di Indonesia yang mendaftar, hanya 400 yang terpilih untuk mengikuti festival tersebut.

“Di balik angka 2.916 pendaftar, ada ribuan cerita, perjuangan, dan harapan. Melalui Hope Festival, kami ingin pasangan merasa bahwa mereka tidak berjalan sendirian. Mereka berhak memperoleh edukasi, kesempatan untuk bertanya, dan pendampingan dalam menentukan langkah yang paling sesuai,” terang MARS, Managing Director ASHA IVF Indonesia, drg. Adittya Kardiat.

Sementara itu, pendaftar tidak hanya berasal dari Surabaya dan kota-kota di Jawa Timur seperti Sidoarjo, Gresik, Malang, Kediri, dan Jember, tetapi juga dari Jakarta, Bandung, Yogyakarta, dan Semarang, hingga luar Jawa seperti Aceh, Medan, Palembang, Pekanbaru, Lampung, Bali, Banjarmasin, Samarinda dan Ambon. Tim ASHA IVF menyeleksi 400 pasangan dari data pendaftaran dengan mempertimbangkan, antara lain, usia istri, hasil pemeriksaan awal seperti kadar AMH, lama pernikahan, dan domisili.

Besarnya jumlah pendaftar menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat akan informasi fertilitas yang mudah dipahami, akses untuk berkonsultasi dengan tenaga medis, serta ruang yang aman bagi pasangan untuk membicarakan perjalanan mereka memperoleh buah hati. Sebelumnya, pada Mei 2026, ASHA IVF menggelar skrining fertilitas gratis bagi 170 pasangan di tiga pusat layanannya di Surabaya. Kuota tersebut diperebutkan oleh lebih dari 400 pasangan pendaftar.

Berita Terkait :  Pedagang Kaos Timnas Raup Rezeki dari Antusiasme Suporter U-23 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo

Hope Festival merupakan puncak dari 400 Couples Movement: One Step Forward, One Family Closer, gerakan yang mengajak pasangan untuk mulai memahami kondisi fertilitasnya dan menentukan langkah selanjutnya berdasarkan informasi medis yang tepat. Gerakan ini menjadi bagian dari tema ulang tahun ke-4 ASHA IVF, “4WARD to More Hope”, dengan pesan One little step at a time, until HOPE became HOME.

Hope Festival dirancang bukan sekadar seminar kesehatan. Setiap peserta diajak menjalani perjalanan yang dimulai dari belajar, berkonsultasi dan memahami pilihan pemeriksaan, hingga menentukan langkah berikutnya. Di panggung utama, The Hope Stage, empat dokter spesialis membawakan kelas edukasi bertopik masalah yang paling sering dihadapi pasangan promil, mulai dari faktor infertilitas yang sering terlewat, endometriosis, peran faktor pria dalam keberhasilan IVF, hingga strategi memulai kembali program hamil setelah gagal.

“Setiap pasangan memiliki kondisi dan perjalanan yang berbeda, sehingga langkah penanganannya tidak bisa disamakan. Program hamil tidak selalu berarti bayi tabung; bisa dimulai dari terapi alami, inseminasi, atau IVF sesuai hasil pemeriksaan. Kami berharap Hope Festival membantu pasangan memulai perjalanan mereka dengan informasi yang benar, pemeriksaan yang sesuai, dan dukungan tenaga medis,” jelas Pendiri sekaligus Dokter Penanggung Jawab ASHA IVF Indonesia, Dr. dr. Amang Surya Priyanto, SpOG., F-MAS.

Dr. dr. Amang Surya Priyanto menegaskan bahwa dalam Hope Festival ini pihaknya akan memberikan yang terbaik untuk membantu pasangan. “Pastinya, kita akan membantu memberikan harapan tentu harapan yang tidak sia-sia. Kita harus komitmen dengan yang kita berikan kepada masyarakat,” tandasnya.

Berita Terkait :  Dinas Kesehatan Sidoarjo Lakukan Koordinasi Cegah Pnemomia dan Diare

Dr. dr. Amang Surya Priyanto juga berharap dalam ASHA IVF Indonesia ini bisa jadinyempat belajar juga tempat mencari jawaban atau mencari solusi yang mungkin awalnya mereka masih ragu-ragu bahkan terkait dengan biaya, yang dirasa mahal ternyata terjangkau dan banyak strateginya.

“Yang penting adalah belajar mengenali diri sendiri, sejauh mana kemampuan mereka untuk mendapatkan garis dua biru. Kadang-kadang mereka tidak mengerti, bahwa kondisinya udah rendah tapi mencari jalan yang kurang pas sehingga sia-sia dan menghabiskan banyak biaya,” paparnya.

Hope Festival juga menekankan bahwa pemeriksaan fertilitas bukan hanya tanggung jawab perempuan. Kondisi suami dan istri perlu dievaluasi bersama untuk memperoleh gambaran fertilitas pasangan secara menyeluruh.

Karena itu, selain edukasi kesehatan reproduksi perempuan, sesi khusus faktor pria dan Men’s Fertility Corner menjadi bagian penting acara. Peserta dapat mengenal pemeriksaan awal seperti konsultasi dokter, ultrasonografi (USG) transvaginal, dan analisis sperma, serta memperoleh informasi pilihan program kehamilan sesuai rekomendasi dokter. Dalam rangka ulang tahun ke-4, ASHA IVF juga menyediakan paket Basic Fertility Screening untuk pasangan yang mencakup ketiga pemeriksaan tersebut.[riq.ca]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!