Kota Probolinggo, Bhirawa – Wali Kota Probolinggo, dokter Aminuddin, menegaskan peran strategis Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) sebagai ujung tombak pelayanan masyarakat sekaligus penghubung antara pemerintah dan warga.
Hal itu disampaikannya saat menghadiri kegiatan Penguatan Tugas Pokok dan Fungsi RT/RW dalam Melayani Administrasi Kependudukan sebagai Mitra Pemerintah yang digelar Kelurahan Sumber Wetan, Kecamatan Kedopok, Senin (6/7).
Menurut Aminuddin, keberhasilan pembangunan daerah berawal dari kuatnya pemerintahan di tingkat paling bawah. Karena itu, kapasitas RT dan RW perlu terus diperkuat agar mampu memberikan pelayanan kepada masyarakat secara optimal.
“Kalau fondasi di tingkat kelurahan kuat, maka pembangunan kota juga akan berjalan lebih baik. RT dan RW bukan hanya menjalankan administrasi, tetapi juga menjadi penghubung antara pemerintah dan masyarakat,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Aminuddin juga memaparkan sejumlah program prioritas Pemerintah Kota Probolinggo. Salah satunya pemerataan akses internet untuk mendukung transformasi digital hingga tidak ada lagi wilayah yang mengalami blank spot.
“Digitalisasi menjadi bagian penting dalam mewujudkan Kota Probolinggo yang maju dan siap menyongsong visi Indonesia Emas 2045. Oleh karena itu, pemerintah akan terus meningkatkan infrastruktur digital agar pelayanan publik maupun aktivitas ekonomi masyarakat semakin optimal,” ujarnya.
Selain itu, ia menyebut pemerintah tengah mendorong pengembangan ekonomi berbasis potensi wilayah melalui pendataan minat usaha masyarakat. Data tersebut akan menjadi dasar pemberian fasilitasi, baik berupa akses permodalan melalui Koperasi Merah Putih maupun pelatihan kerja.
Pemerintah Kota Probolinggo juga berkomitmen meningkatkan kualitas infrastruktur lingkungan, mulai dari perbaikan jalan, pemasangan ratusan titik lampu penerangan jalan hingga penambahan kamera pengawas (CCTV).
Di sisi lain, pemerintah berencana meningkatkan kesejahteraan pengurus lingkungan, kader Posyandu, dan petugas keamanan lingkungan melalui penyesuaian honorarium serta pemberian jaminan sosial.
Ketua Pokmas Jelita Kelurahan Sumber Wetan, Dwi Handayani, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan memperkuat kapasitas RT dan RW dalam menjalankan tugas pelayanan administrasi kependudukan sekaligus mempererat sinergi dengan pemerintah kelurahan.
“Kegiatan ini menjadi wadah edukasi sekaligus penguatan kapasitas RT dan RW agar semakin memahami tugas pokok dan fungsinya, khususnya dalam pelayanan administrasi kependudukan dan administrasi kewilayahan,” katanya.
Kegiatan yang didanai melalui Program Pemberdayaan Masyarakat itu diikuti sekitar 80 peserta yang terdiri atas ketua RT/RW, Karang Taruna, kader Posyandu, TP PKK Kelurahan, dan kelompok masyarakat. Hadir pula Camat Kedopok Dwi Hermanto, Lurah Sumber Wetan Imam Syafi’i, unsur Babinsa dan Bhabinkamtibmas. [fir.gat]


