Pemkab Madiun, Bhirawa. – Kegiatan “Sepasar ing Madiun” (Spasma) selain menjadi sarana pelestarian budaya, kegiatan ini diharapkan mampu mempererat kebersamaan warga sekaligus menggerakkan roda ekonomi lokal.
“Karena itu, kami mengajak warga jaga kerukunan dan dongkrak Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM),”ajak Bupati Madiun, H. Hari Wuryanto, SH MAk saat menghadiri rangkaian kegiatan Spasma yang digelar di Desa Tiron, Kabupaten Madiun, pada Minggu (5/7/2026) malam.
Kesempatan itu, Bupati Madiun yang akrab disapa Mas Hariwur tersebut menekankan pentingnya menjaga kerukunan antarmasyarakat sebagai fondasi utama pembangunan daerah. Menurutnya, kondusivitas wilayah merupakan kunci utama agar program-program pemerintah dapat berjalan dengan optimal.
“Kerukunan dan kegotongroyongan adalah modal terbesar yang kita miliki. Melalui momentum Spasma ini, saya mengajak seluruh warga Desa Tiron dan masyarakat Madiun pada umumnya untuk terus saling menjaga silaturahmi, menghormati perbedaan, dan bersatu padu membangun daerah,” ujar Mas Hariwur di sela-sela kegiatan.
Lebih lanjut, Mas Hariwur juga mengapresiasi konsep acara Spasma yang dinilai mampu memberikan dampak ganda (multiplier effect). Tidak hanya menyuguhkan hiburan segar bagi masyarakat pasca-aktivitas sehari-hari, gelaran ini juga dirancang sebagai wadah promosi bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal.
“Kita ingin Spasma ini tidak sekadar menjadi tontonan, tetapi juga tuntunan dan peluang ekonomi. Dengan banyaknya warga yang berkumpul, produk-produk UMKM asli daerah harus mengambil peran agar perputaran uang terjadi di sini. Ini adalah langkah nyata kita bersama untuk membangkitkan ekonomi dari tingkat desa,” tambahnya.
Rangkaian acara Spasma diawali dengan prosesi seremonial pembukaan oleh jajaran pariwisata daerah, yang kemudian dilanjutkan dengan peninjauan stan-stan produk unggulan desa oleh rombongan bupati. Suasana di lokasi acara tampak begitu hidup dengan antusiasme ribuan warga yang memadati area festival sejak sore hari.
Kemeriahan acara semakin memuncak saat memasuki sesi hiburan rakyat. Panggung utama Spasma Desa Tiron seketika riuh oleh gelak tawa penonton berkat penampilan kocak dari komedian kondang Cak Percil cs bersama grup lawak Guyon Maton. Lewat guyonan-guyonan segar khas Jawa Timuran yang berkolaborasi dengan musik campursari, mereka berhasil menghibur sekaligus menyisipkan pesan-pesan kamtibmas kepada masyarakat yang hadir.
Acara yang berlangsung meriah ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat teras Kabupaten Madiun. Tampak hadir Wakil Bupati Madiun Dr. Purnomo Hadi, MH., Sekretaris Daerah (Sekda) Madiun Sigit Budiarto, SSos MSi, jajaran Forkopimcam, serta para stakeholder terkait yang turut mendukung suksesnya gelaran tahunan ini. [dar.hel]


