30 C
Sidoarjo
Monday, July 6, 2026
spot_img

Kesiapan Menyambut Tahun Ajaran Baru 2026/2027

Sesaat lagi kita akan memasuki Tahun Ajaran Baru 2026/2027. Bagi sebagian orang, momen ini terasa sebagai rutinitas biasa. Namun, bagi jutaan orang tua, guru, dan siswa di Indonesia, pergantian tahun ajaran membawa tantangan sekaligus harapan baru yang tidak pernah sederhana.

Sebagai orang tua murid, saya merasakan kesibukan yang mulai meningkat di lingkungan rumah tangga. Persiapan yang harus dilakukan nyatanya tidak semata-mata urusan membeli seragam, buku tulis, atau perlengkapan baru. Jauh di luar hal fisik tersebut, ada tiga aspek krusial yang menuntut perhatian matang dari kita semua: yaitu finansial, mental anak, serta kesiapan infrastruktur dari pihak sekolah.

Pertama, mengenai kesiapan finansial. Realitas di lapangan menunjukkan bahwa inflasi pendidikan sering kali berimbas pada melonjaknya biaya perlengkapan sekolah tahun ini. Pengeluaran untuk daftar ulang, iuran, hingga ongkos transportasi harian menjadi pos anggaran yang cukup menguras tabungan keluarga. Oleh karena itu, bijak dalam menyusun skala prioritas sangatlah penting. Pemerintah dan dinas pendidikan diharapkan terus mengawasi pihak sekolah agar tidak ada pungutan liar terselubung yang memberatkan wali murid.

Kedua, kesiapan mental anak. Transisi dari masa liburan yang santai menuju rutinitas sekolah yang disiplin sering kali memicu kecemasan (back-to-school anxiety) pada anak. Tugas orang tua adalah mendampingi mereka, membangun komunikasi positif, serta secara bertahap mengembalikan jam tidur anak agar kembali teratur. Jangan sampai anak-anak memasuki ruang kelas hari pertama dengan perasaan tertekan atau kurang tidur. Kesiapan psikologis inilah yang menjadi modal utama mereka untuk belajar secara optimal.

Berita Terkait :  Pemkab Situbondo Gelar Konvensi Hak Anak Sesuai Konvensi PBB

Ketiga, kesiapan ekosistem sekolah. Kita berharap pihak sekolah-mulai dari guru hingga kepala sekolah-telah merampungkan kesiapan kurikulum, fasilitas kelas, hingga lingkungan yang aman. Proses Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi siswa baru harus diisi dengan kegiatan edukatif dan bebas dari praktik perundungan (bullying).

Mari kita jadikan Tahun Ajaran Baru 2026/2027 ini sebagai momentum meningkatkan mutu pendidikan demi masa depan generasi muda yang lebih gemilang.

Rian Gunawan
Wali Murid – Gubeng, Surabaya

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!