Pemkot Mojokerto, Bhirawa
Upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan serta Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) tidak dapat hanya dibebankan kepada aparat penegak hukum maupun Badan Narkotika Nasional (BNN). Seluruh elemen masyarakat harus terlibat aktif untuk melindungi lingkungan dari ancaman narkoba.
Pesan tersebut disampaikan Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, saat kegiatan penyuluhan P4GN di Kelurahan Kedundung, Kecamatan Magersari, Senin (22/6).
Wali Kota yang akrab disapa Ning Ita menyampaikan bahwa peredaran narkoba berkembang sangat cepat seiring kemudahan akses dan keterbukaan informasi saat ini. Karena itu, masyarakat perlu terus diberikan pemahaman mengenai bahaya narkoba melalui kegiatan penyuluhan yang dilakukan secara berkelanjutan.
Menurutnya, narkoba tidak hanya berdampak pada kesehatan karena menyebabkan ketergantungan, tetapi juga menimbulkan persoalan sosial dan ekonomi dalam keluarga.
Ketergantungan narkoba bahkan dapat mendorong seseorang menghabiskan harta benda hingga melakukan tindakan kriminal demi memenuhi kebutuhan membeli barang terlarang tersebut.
“Tidak ada sisi positif dari narkoba. Selain merusak kesehatan, juga menghancurkan kondisi ekonomi dan masa depan keluarga. Karena itu masyarakat harus terus diingatkan agar tidak terjerumus,” ujar Ning Ita.
Ning Ita juga mengajak masyarakat untuk berani melaporkan apabila menemukan indikasi penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekitar.
Menurutnya, pengguna narkoba dapat memperoleh penanganan melalui program rehabilitasi agar terbebas dari ketergantungan, sedangkan pelaku peredaran dan penjualan narkoba akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Sementara itu, Kepala BNN Kota Mojokerto, Damar Bastiar Amarapit, mengapresiasi komitmen Pemerintah Kota Mojokerto dalam memperkuat ketahanan masyarakat terhadap bahaya narkoba melalui penyuluhan yang rutin dilaksanakan hingga tingkat kelurahan.
Ia menegaskan bahwa pencegahan harus dimulai dari lingkungan terkecil, yakni keluarga dan masyarakat. Menurutnya, lingkungan yang kuat akan membentuk daerah yang kuat hingga berkontribusi terhadap ketahanan nasional.
Melalui kegiatan penyuluhan tersebut, Pemerintah Kota Mojokerto bersama BNN berharap kesadaran masyarakat terhadap bahaya narkoba semakin meningkat sehingga tercipta lingkungan yang sehat, aman, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika. [oky.dre]


