32.3 C
Sidoarjo
Wednesday, July 22, 2026
spot_img

Taman Jivva Group Salurkan Tali Asih dan Sosialisasi Pembangunan di Kelurahan Kebraon

Surabaya, Bhirawa – Pengembang perumahan Taman Jivva Group menggelar sosialisasi terkait kegiatan pembangunan kawasan perumahan. Acara tersebut digelar di Resto Alami yang ada di Jalan Manstrip, Kebraon Surabaya dan berlangsung untuk para warga yang ada di lingkungan RW6, Kelurahan Kebraon, Kecamatan Karang Pilang.

“Dalam pertemuan itu tidak hanya menjelaskan tahapan pekerjaan, tetapi juga menyalurkan tali asih dan kompensasi kepada warga yang terdampak. Kegiatan ini juga dihadiri dan disaksikan langsung oleh Bripka Andy hardyansyah SH, Bhabinkamtibmas,” kata Direktur Utama Taman Jivva Group, Muhammad Rifqi Aziz, SH, Rabu (22/7/2026) pagi.

“Dalam kesempatan ini, selain melakukan sosialisasi, kami juga menyalurkan tali asih kepada warga setempat yang terdampak pembangunan. Masing-masing warga menerima tali asih dan anggaran kompensasi ganti rugi untuk polusi debu yang diakibatkan pembangunan perumahan,” ujar Rifqi menambahkan.

Menurutnya, langkah ini bagian dari komitmen perusahaan untuk meminimalkan dampak sosial dan lingkungan selama proses konstruksi berlangsung.

Sosialisasi berjalan interaktif. Tim Taman Jivva memaparkan rencana kerja, durasi pekerjaan, langkah mitigasi polusi dan kebisingan, serta program penghijauan yang akan menyertai pembangunan perumahan yang dikerjakan. Selain itu, dalam kesempatan itu, pengembang membuka sesi tanya jawab agar warga dapat langsung menyampaikan kekhawatiran dan masukan terkait aktivitas proyek.

Respon positif juga dilontarkan oleh dari Ketua RT setempat. Partimah, Ketua RT.1 RW.6, menyambut baik upaya pengembang. Ia mengatakan pembangunan perumahan yang dilaksanakan Taman Jivva Group berpotensi mengangkat perekonomian lingkungan setempat.

Berita Terkait :  Owner Balad Grup Siapkan Strategi Baru Pengembangan Komoditas Dolomit di Gresik dan Lamongan

“Dengan adanya pembangunan perumahan itu lingkungan kami jadi lebih terangkat perekonomiannya. Artinya, harga tanah bisa naik dan tetangga juga tambah banyak,” kata Partimah sambil tersenyum.

Ia menambahkan bahwa warga berharap proyek berlangsung tertib, dengan perhatian serius terhadap kebersihan dan akses jalan selama masa konstruksi.

Dalam pertemuan tersebut, pengembang menjanjikan sejumlah langkah mitigasi untuk mengurangi dampak negatif, antara lain penyiraman rutin untuk menekan debu, pengaturan jam kerja agar tidak mengganggu istirahat warga, serta fasilitas pengaman lalu lintas di titik-titik yang rawan.

Pengembang juga menyebut akan melibatkan tenaga kerja lokal bila memungkinkan, sehingga manfaat ekonomi pembangunan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat sekitar.

Sementara itu, saat dikonfirmasi secara terpisah, Johan Eko Indarto, Warga RT.1/RW.5 mengatakan, jika dirinya sangat bersyukur dengan adanya pembangunan perumahan yang dilakukan oleh Pengembang Taman Jivva Group.

“Ya Alhamdulillah, dengan adanya pembangunan perumahan ini, kami yang menjadi pedagang ya, menjadi peluang baru ya. Mudah-mudahan dengan adanya perumahan baru ini jualan kami jadi makin laku dan lingkungan tempat tinggal kami juga jadi makin maju,” cetusnya.

Pembangunan perumahan sering membawa peluang sekaligus tantangan bagi lingkungan setempat. Kenaikan nilai tanah dan bertambahnya aktivitas ekonomi lokal bisa membuka bisnis baru, warung, jasa konstruksi, atau layanan harian, namun di sisi lain perlu pengawasan terhadap dampak lingkungan, kepadatan lalu lintas, dan perubahan sosial yang cepat.

Berita Terkait :  Buat Jalur Baru, BAJA Optimalkan Potensi Wisata Alam Desa Bumiaji Kota Batu

Para warga yang hadir pada sosialisasi memberikan masukan konkret, termasuk permintaan jadwal kerja yang lebih transparan, jalur akses darurat yang tidak tertutup bahan material, serta mekanisme pengaduan yang mudah bila terjadi gangguan. Permintaan tersebut diterima pengembang dengan komitmen menindaklanjuti.

Sosialisasi dan penyaluran tali asih oleh Taman Jivva Group mendapat sambutan hangat dari warga RW6 Kelurahan Kebraon. Jika komitmen mitigasi dan pelibatan komunitas dijalankan konsisten, proyek perumahan yang sedang dikembangkan berpeluang memberi dampak positif jangka panjang bagi perekonomian dan kualitas lingkungan setempat. Warga pun berharap komunikasi yang sama intensifnya akan terus dilakukan hingga pembangunan selesai. [aya.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!